Berubah: Belajar Dari Kepompong

Berubah: Belajar Dari Kepompong

Oleh: Sugibisnis (Owner Black Garlic 560)

Apa yang Anda bayangkan atau katakan dalam hati ketika melihat Kupu-Kupu? Seekor makhluk yang… Subhanalloh… sangat indah. Jenis corak warna di setiap Kupu-Kupu pun begitu banyak. Binatang kecil yang bisa terbang, dengan sayap yang penuh warna, sangat menyejukkan mata bagi yang melihatnya. Menggelitik anak-anak untuk mengejar dan menangkapnya. Menyadarkan setiap insan ketika lebih dalam memperhatikannya, dan berdecak kagum… Cek…cek…cek.. Subhanalloh, begitu indah ciptaan-Mu ya Alloh.

Namun, tahukah Anda? Bahwa Seekor Kupu-Kupu yang begitu indah itu, telah melewati berbagai fase kehidupan yang penuh perjuangan? Setiap fase kehidupannya terjadi perubahan yang sangat drastis.

  • Telor, yang menempel di ranting-ranting pohon, dedaunan atau batu menunggu masanya menetas.
  • Ulat, akhirnya telor menetas berubah menjadi ulat, yang harus merayap di dahan dan daun pepohonan untuk mencari makan.
  • Kepompong, akhirnya tiba masanya ulat harus berubah menjadi kepompong dan menggantung di bawah ranting dan daun.
  • Kupu-Kupu, akhirnya setelah sekian lama semedi berdiam diri sebagai kepompong, lahirlah seekor Kupu-Kupu muda yang begitu indah, keluar dari kepompong dan akhirnya bisa terbang bebas.

Ternyata setiap fase kehidupan Kupu-Kupu tersebut, membutuhkan perjuangan dan pengorbanan yang luar biasa. Sebuah perjuangan yang mempertemukan antara kemampuan dan potensi diri dengan kekuatan dan keajaiban alam semesta. Terutama ketika Kupu-Kupu muda yang berusaha memecahkan kepompong dan berusaha sekuat tenaga untuk keluar dari kepompong. Konon kabarnya, ketika Kepompong dibantu dengan tangan manusia agar Kupu-Kupu bisa keluar dengan mudah dari kepompong, Justru Kupu-Kupu ini akan lemah dan akhirnya mati… Subhanalloh.

Bagaimana dengan kehidupan kita sebagai Manusia? Makhluk yang paling Sempurna, yang dianugerahi dengan berbagai macam POTENSI? Kita punya akal, hati, jasad, panca indra, perasaan, emosi, pikiran, kehendak, kemauan, dll. Sudahkah kita berusaha untuk ambil pelajaran dari kehidupan Kepompong dan Kupu-Kupu tadi? Setiap fase kehidupan kita selalu berubah ke arah yang lebih baik? Lebih Sukses? Lebih beriman dan beramal sholeh? Setiap perubahan ke arah yang lebih baik dalam kehidupan kita juga membutuhkan perjuangan dan pengorbanan. Butuh kerja keras dengan memaksimalkan potensi yang kita miliki.

Ayoo Berubah, karena berubah itu adalah pertanda Kehidupan…

Baca juga: GROWING: Hidup Harus Bertumbuh

Salam perubahan…!!!



Categories: Motivasi

Tags:

2 replies

Trackbacks

  1. Dunia Berubah Begitu Cepat | Sugibisnis's Blog
  2. Spirit 212 | Sugibisnis's Blog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: