Kenangan Anak Gembala

Kenangan Anak Gembala

Oleh: Sugibisnis (Owner Black Garlic 560)

Mengingat masa kecil memang begitu indah. Banyak kenangan manis dan sangat berkesan, yang di zaman sekarang sudah sulit untuk dijumpai lagi. Kenangan itu melekat kuat dalam alam bawah sadarku. Betapa tidak, ketika pikiranku melayang, mengembara ke masa lalu, sangat jelas lukisan sejarah masa laluku waktu kecil. Bagaikan sebuah skrip film dan cerita bersambung yang sangat jelas aku ingat.

Salah satu kenangan indah masa laluku adalah ketika aku menjadi seorang Anak Gembala, yaitu menggembala kerbau. Apa yang Anda bayangkan ketika mendengan kata anak gembala kerbau??? Ya… pasti seorang anak naik di punggung kerbau, memakai caping dan bermain seruling bambu… Tepat sekali. Begitulah keseharianku waktu menggembala kerbau ke sawah dan kuburan. Begitu indah bukan..???

Waktu itu aku sekolah masih duduk di bangku SD. Dengan sarana seadanya, tanpa listrik aku memiliki semangat untuk menjadi juara kelas. Belajar bisa dimana saja dan kapan saja. Di rumah waktu malam dan waktu dini hari/subuh bahkan tidak jarang aku belajar di atas punggung kerbau. Ya,… ketika tiba masa ujian, aku tidak lupa membawa buku untuk belajar ketika menggembala kerbau. Belajar di atas punggung kerbau, di bawah pohon, di tegalan dan di kuburan saat menunggu kerbau makan rumput. Dan hasilnya, titel juara kelas pun sering kuraih…

Layaknya Si Bolang yang tidak ter-expose, aku bersahabat dengan alam. Sepulang sekolah, setelah sholat dan makan, aku bergegas mengeluarkan kerbau dari kandangnya. Aku melompat ke atas punggung kerbau, dan aku kendarai kerbau untuk digembala ke tengah sawah dan kuburan. Tak lupa perlengkapan pun aku bawa, caping untuk menutup kepala, sebotol air minum untuk persiapan ketika haus, seruling bambu untuk bersenandung, dan kadang membawa buku sekolah untuk belajar.

Di bawah terik matahari yang menyengat atau pun di bawah guyuran hujan, aku tetap menggembala kerbau. Di sawah yang kering atau pun penuh dengan air dan lumpur, aku tetap setia bermain dengan kerbauku. Aku cabutin rumput untuk kasih makan, aku percikkan air kalo cuaca sangat panas, aku naik ke atas punggungnya sampai kadang tertidur pulas di atas punggung kerbau. Dan menjelang sore hari, aku bawa kerbau ke sungai untuk dimandikan. Aku pun ikut nyebur dan mandi di sungai bersama teman-teman gembala yang lain. Kami bercengkerama, mandi bersama, balapan berenang, lompat dari tebing/pohon ke sungai, dan lain-lain…

Sore hari pun kami harus pulang ke rumah masing-masing. Kerbau yang telah dimandikan aku kendarai untuk pulang ke rumah. Sambil naik di atas punggung kerbau, sepanjang jalan aku bersenandung dan meniup seruling bambu. Aku dan kerbauku menikmati keindahan aktivitas seperti ini setiap hari. Dan sampe di rumah, kerbau pun masuk ke kandang…

Baca juga: Masa Kecilku

Begitulah kenangan indah masa laluku sebagai seorang Gembala Kerbau. Ketika kehidupan bisa dinikmati, maka kita akan merasa bahagia. Begitu banyak makna dan pelajaran yang bisa diambil dari aktivitas seorang penggembala kerbau.

  • mencintai dan bersahabat dengan alam semesta
  • belajar disiplin waktu
  • belajar cinta dan kasih sayang kepada sesama
  • belajar tanggung jawab
  • belajar me-manage berbagai macam pekerjaan
  • belajar bersyukur dan menikmati hidup

Demikian sekelumit kisah masa laluku. Semoga bermanfaat…

Baca juga: Mainan Masa Kecil

Salam Perubahan…



Categories: Masa lalu

Tags: , , , , , , ,

2 replies

Trackbacks

  1. Mainan Masa Kecil | Sugibisnis's Blog
  2. Latihan Bisnis Sejak Kecil – Sugibisnis – Pusat Inspirasi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: