Belajar Bersepeda

Oleh: Sugibisnis (Owner Black Garlic 560)

Waktu itu aku masih kecil, kira-kira usia 6 tahun dan baru awal-awal masuk SD. Aku punya keinginan yang kuat untuk bisa naik sepeda sendiri. Aku bayangkan kalo bisa naik sepeda bisa bermain kemana-mana bersama teman-teman dengan naik sepeda… kring…kring… gowes-gowes…

Belajar bersepeda

Sepeda Ontel masa lalu

Tapi… Anda tahu? Sepeda yang dimiliki ayahku adalah sepeda onthel yang besar. Lebih besar dan lebih tinggi dari tubuhku yang mungil. Waktu itu belum ada sepeda mini untuk anak-anak (BMX nyebutnya). Kalau pun toh ada, palingan di toko sepeda yang ada di kota. Pasti harganya cukup mahal dan gak kebeli sama orangtuaku. Namun, walaupun sepeda onthel cukup besar, tidak menyurutkan niatku untuk bisa naik sepeda.

Di waktu santai, mulailah aku belajar naik dan mengayuh sepeda, sambil dipegangin ayahku dari belakang. Aku tidak sampai naik ke sadel karena kaki tidak sampai di pedal. Jadi belajar sepeda sambil berdiri, kadang menempelkan pantatku di rangka sepeda. Kebayangkan kan tingkat kesulitannya??? Aku mulai mengayuh sepeda tapi jalannya masih sempoyongan. Itu pun masih dipegangin ayahku dari belakang. Tapi aku terus mencoba… mencoba mengayuh dan belajar keseimbangan supaya tidak jatuh.

Hari berganti hari, kayuhanku mulai lancar. Sekali-sekali sambil di lepas pegangannya sama ayahku. Tiba-tiba…gubrak… sepeda jalan sempoyongan dan aku pun terjatuh. Mencoba untuk jalan lagi… dan jatuh lagi. Begitu terjadi sampai beberapa kali. Bahkan sering kali kaki dan tangan lecet hingga keluar darah. Namun ayahku dengan sabar memotivasiku untuk terus berlatih… “Kamu pasti bisa”. Akhirnya aku bangkit lagi, dan berlatih lagi. Aku makin berlatih keseimbangan untuk naik sepeda. Mencoba dan terus mencoba sampai bisa…

Belajar bersepeda

Sepeda masa kini

Tibalah saatnya, aku berhasil mengayuh sepeda dengan lancar tanpa dipegangin ayahku lagi. Keseimbanganku mengendarai sepeda mulai bagus. Awalnya untuk jarak pendek, lama-lama berani sampai jarak yang lebih jauh. Anda tahu perasaanku waktu itu??? Ya betul, aku merasa gembira dan senang sekali. Hati ini rasanya bahagia sekali sudah bisa naik sepeda sendiri. Aku merasa berada dalam dunia baru.

Sahabatku, apa yang bisa diambil pelajaran dari cerita singkatku ketika belajar sepeda di atas? Kebayang gak, ketika aku harus menghadapi sepeda onthel yang besar sedang tubuhku mungil? Tingkat kesulitannya sangat tinggi. Tapi ya… itulah TANTANGAN-nya yang harus kuhadapi. Bagaimana jika aku menyerah ketika jatuh dan jatuh lagi, tangan dan kaki berdarah, trus tidak mau berlatih lagi? Merasa takut jatuh lagi? Takut gagal? Ya…jawabannya Anda tahu, sampe sekarang pasti aku tidak akan bisa naik sepeda.

Jadi, Pelajaran yang dapat diambil adalah:

  • Miliki impian (keinginan yang kuat) untukmenggapai sesuatu di masa depan. Bayangkan dan imaginasikan dalam pikiran, kondisi ketika Anda sudah meraih impian tsb.
  • Berani memulai untuk mencoba (ACTION). Inilah langkah awal yang kebanyakan orang merasa sangat berat, karena sudah kebayang tantangan beratnya dan TAKUT GAGAL…
  • Hadapi tantangan sebesar apa pun dengan gagah berani, karena kemampuan Anda pasti lebih besar dari tantangan itu.
  • Berlatih dan Mencoba terus. Segera BANGKIT ketika jatuh. Tidak penting berapa kali Anda jatuh, yang lebih penting Adalah berapa kali Anda bangkit lagi ketika jatuh.
  • Jalani PROSES dengan fun dan happy agar energi Anda selalu fresh. Ketika Anda menjalani proses dengan benar, maka hasil akan mengikutinya.
  • Jangan pernah berhenti untuk Belajar. Don’t stop learning!!! Beranilah untuk mencoba hal-hal yang baru, cara baru atau bahkan buat impian baru.
  • Motivasi diri sendiri. Selalu tanamkan kekuatan motivasi diri untuk selalu fight dan pantang menyerah dalam mengejar impian. Milikilah kemauan yang kuat, pasti akan ada jalan ke depan.

Milikilah semangat belajar masa kecil. Milikilah kekuatan keinginan dan cita-cita (dream) masa kecil. Milikilah semangat dan antusiasme masa kecil. Milikilah keberanian mencoba dan berlatih masa kecil. Milikilah jiwa pantang menyerah masa kecil… Sekarang bagaimana? Kemana semua kekuatan masa kecil Anda ??? Apakah terkubur bersama kemalasan Anda? Segera gali kembali kekuatan itu wahai Sahabatku…

Baca juga : Hidup Harus Bersemangat (Antusias)

Yuks… Bersiaplah, Berbekallah, Belajarlah… dan BERUBAH-lah, pasti Anda akan sukses…

Salam Perubahan!!!

Advertisements


Categories: Masa lalu

Tags: , , , , ,

1 reply

Trackbacks

  1. SUKSES dan GAGAL, Harus Belajar | Sugibisnis's Blog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: