Kontrol Emosi di Jalan

Kontrol Emosi di Jalan

Oleh: Sugibisnis (Owner Black Garlic 560)

Bagi Anda yang memiliki bisnis atau pekerjaan di kota-kota besar di Indonesia dan khususnya di Jabodetabek, Anda pasti selalu mengalami kondisi MACET di jalan. Berangkat ke kantor, pulang dari kantor, atau melakukan perjalanan dalam kota seringkali selalu terjebak kemacetan panjang. Perjalanan yang mungkin tidak terlalu jauh, tapi harus menempuh waktu berjam-jam. Jadi banyak sekali waktu Anda yang terpakai hanya untuk di jalan… orang bilang ‘umur kita tua di jalan’.

Kondisi jalanan Macet diperparah lagi dengan semrawutnya lalu-lintas, proyek perbaikan jalan, project-project pemerintah, galian pinggir jalan, dan lain-lain. Belum lagi sikap para pengemudi dan pengendara motor yang ugal-ugalan, mementingkan dirinya sendiri, tidak peduli orang lain, tidak mau mengalah, semakin menambah beban mental dan emosi ketika di jalan. Badan letih dan lelah, pikiran capek, emosi tegangan tinggi, perasaan marah tapi tidak tahu harus marah pada siapa dan berbagai pikiran serta perasaan negatif lainnya muncul berkecamuk di kepala. Akhirnya tiba di kantor atau di rumah menjadi suntuk dan stress…

Semua kondisi di atas membuat setiap orang menjadi temperamen, cepat marah, mudah mengumpat, dan lain-lain. Ini merupakan Emosi Negatif yang tidak baik bagi perkembangan tubuh dan mental kita. Berbagai emosi negatif ini, mungkin disebabkan oleh berbagai permasalahan yang ditemukan di jalan, antara lain:

  • Jalanan rusak dan macet parah
  • Udara dan Cuaca yang panas, atau
  • Hujan dan jalanan banjir
  • Perut lapar dan haus
  • Badan terasa capek
  • Pikiran pusing
  • Ulah orang lain yang ugal-ugalan
  • Terlambat dan terburu-buru
  • Membawa masalah dari rumah
  • Membawa beban kerja ke rumah
  • Dll

Jika kita membiarkan emosi negatif itu berkembang terus dalam diri kita setiap hari, maka kita akan merasa menderita dan tidak pernah bahagia. Bahkan emosi negatif yang muncul terus menerus akan dapat menimbulkan penyakit fisik dan psikis.

Oleh karena itu, bagaimana seharusnya sikap kita untuk menjalani kehidupan seperti itu? Mau tidak mau, kita harus mengendalikan Emosi kita, Kontrol Emosi Kita di Jalan. Dimulai dari mengendalikan Pikiran kita:

  • Switch (ganti) Pikiran Negatif dengan Pikiran yang Logis agar Otak kita lebih bisa menerima keadaan.
  • Segera counter dalam diri kita setiap pikiran dan emosi negatif yang muncul dengan pikiran dan emosi yang positif, dengan melakukan SELF TALK (berbicara kepada diri sendiri dengan sugesti positif).
  • Alihkan emosi kita ke hal-hal yang bermanfaat, seperti fokus dengarkan radio, CD, atau musik.
  • Lakukan SUMO (Shut Up dan Move On). Selalu tanamkan kesadaran dalam diri untuk memilih yang terbaik.

Baca juga: Kekuatan Pikiran menentukan kualitas hidup kita.

Wahai Sahabatku, jangan biarkan emosi Anda menjadi negatif gara-gara kondisi di jalan karena Anda sendiri yang akan merugi. Faktanya sudah seperti itu. Jika Anda tidak memiliki kuasa untuk merubahnya, maka ubahlah sikap Anda saja dalam menghadapi setiap perjalanan.

So… Bersiaplah. Berbekalah. Belajarlah. Dan…. BERUBAH-lah. Maka Anda akan sukses…

Salam perubahan…!!!



Categories: Motivasi

Tags: , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: