Siapa Yang Mendorong Saya?

Siapa Yang mendorong saya

Oleh: Sugibisnis (Owner Black Garlic 560)

Di sebuah kerajaan Antah Barantah, Sang Putri anak raja yang sangat cantik sedang sakit yang sulit untuk disembuhkan. Menurut Tabib kerajaan yang memeriksanya, Sang Putri hanya bisa disembuhkan dengan memakan buah Delima Emas. Buah ini hanya bisa dipetik dari dalam hutan, yang medannya sangat sulit untuk dijangkau. Harus melewati tebing, bebatuan, dan yang paling mengerikan adalah harus menyeberangi sungai yang di dalamnya penuh dengan buaya.

Karena ingin sekali putrinya sembuh, akhirnya Sang Raja membuat woro-woro alias pengumuman kepada rakyatnya. Raja membuat sayembara “Barangsiapa yang dapat memetik buah Delima Emas dari hutan, dan membawanya ke kerajaan untuk menyembuhkan sang Putri, maka jika ia wanita akan aku angkat sebagai saudara sang Putri. Dan jika dia Laki-laki, maka akan aku kawinkan dengan sang Putri dan diberikan kekayaan yang berlimpah di kerajaan”.

Maka berkumpullah rakyat di depan istana untuk mendengarkan sayembara yang dibuat oleh Raja. Membayang reward besar yang dijanjikan oleh raja, mereka pun antusias berlomba-lomba untuk mengikuti sayembara tersebut. Mereka berebut dan berusaha untuk bisa masuk ke dalam hutan dan mencari dimana buah Delima Emas tumbuh. Tantangan demi tantangan mereka lewati. Banyak yang menyerah di tengah perjalanan karena medannya sangat berat.

Para peserta sayembara banyak yang terhenti di depan sungai yang penuh dengan buaya. Semua peserta ragu bahkan takut ketika melihat ke dalam sungai banyak buaya yang siap memangsa siapa saja yang masuk ke dalam sungai. Rame sekali, mereka saling berceloteh dengan berbagai ucapan, “Aku takut“, “Tidak berani“, “Ini mah cari mati” “Pulang sajalah“, “Yang berani nyeberang pasti orang GILA“, dan lain-lain.

Di tengah-tengah kegaduhan, tiba-tiba ada seorang pemuda yang nyebur ke sungai… byuuurrrr… Dia berenang sekuat tenaga, maju ke depan, belok kanan, belok kiri untuk menghindari kejaran buaya-buaya lapar. Dengan kegigihan yang luar biasa, akhirnya pemuda itu berhasil lepas dari kejaran buaya dan menyeberangi sungai dengan selamat. Pemuda itu langsung bergegas lari menuju pohon Delima Emas, dan memetik buahnya.

Singkat cerita, Pemuda ini berhasil kembali ke hadapan Raja dengan membawa buah Delima Emas. Banyak yang memuji dan berdecak kagum dengan keberanian pemuda ini. Ia disambut dengan suka cita oleh Raja dan para punggawa kerajaan. Raja pun memberikan ucapan selamat kepada pemuda itu.

  • Raja: “Selamat anak muda…! Anda berhasil memenangkan sayembara ini dengan membawa pulang buah Delima Emas. Sesuai janji saya, Anda akan aku kawinkan dengan Putri saya
  • Pemuda: “Tunggu dulu Tuan Raja“. Dan dia pun bergegas menuju ke kerumunan warga seperti mencari-cari seseorang. Setiap ditanya selalu memberikan jawaban yang sama, “Tunggu dulu Tuan Raja, saya sedang mencari seseorang“.
  • Raja: “Siapa yang kamu cari wahai anak muda“?
  • Pemuda: “Saya sedang mencari orang, SIAPA TADI YANG MENDORONG SAYA terjun ke dalam sungai…

Hahaha… tertawa sejenak, membaca ending dari cerita di atas. Ternyata Pemuda gagah berani itu terjun ke sungai buaya dan berhasil melewatinya karena ada seseorang yang mendorongnya (ono sing njorokke). Kirain memang sengaja dengan kemauan sendiri lompat ke dalam sungai???

Begitulah kehidupan ini, manusia dengan bermacam-macam sikap dalam memandang hidup, tantangan dan resiko dan berbeda-beda cara dalam menjalaninya.

  • Banyak orang yang duduk, diam dan tidak melakukan apa-apa untuk masa depannya karena takut/tidak berani menghadapi tantangan dan resikonya. Orang ini selalu membayangkan kesalahan dan kegagalan sebelum bertindak. Belum mencoba sudah takut salah duluan, belum menjalani sudah takut gagal duluan.
  • Sedikit orang yang sukses karena memiliki kekuatan kemauan, impian dan usahanya sendiri sehingga berhasil meraih impiannya. Orang ini memiliki KEBERANIAN untuk bermimpi dan berani menghadapi segala rintangan yang menghadang.
  • Banyak pula orang yang sukses, karena dipaksa dan didorong oleh orang lain, seperti kisah dalam cerita di atas. Setelah dipaksa dan kecebur, akhirnya baru muncul Keberanian dan Kemampuannya dalam menghadapi tantangan hidup. Ini namanya “The Power of Kepepet“.

Sahabatku, Jika anda mengalami hal yang sama dengan tipe orang ke-3 di atas, atau anda masih memiliki banyak keraguan untuk mencoba suatu usaha, masih terlalu banyak mikir dan banyak pertimbangan, maka anda perlu menciptakan kondisi kepepet. Carilah orang yang mampu mendorong anda untuk berani memulai, berani maju melangkah ke depan menjalani usaha anda. Dengan begitu, anda akan termotivasi untuk bergerak, memunculkan tanggung jawab dan mengeluarkan semua potensi yang dimiliki. Buanglah semua keraguan. Hilangkan ketakutan. Jalani saja prosesnya. Pelajari kesalahanya dan perbaiki langkahnya…

Baca juga: Jangan Takut Berbuat Salah.

So… Bersiaplah. Berbekalah. Belajarlah. Dan…. BERUBAH-lah. Maka Anda akan sukses…

Salam perubahan…!!!



Categories: Bisnis

Tags: , , , ,

2 replies

  1. Sejenak berpikir, sudahkah ada yang mendorong saya untuk maju atau malah menhan saya untuk maju.

Trackbacks

  1. Berapa Lama Pegang Batu | Sugibisnis's Blog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: