Murabbi: Pahlawan Dalam Kesunyian

Murabbi Pahlawan dalam kesunyian

Oleh: Sugibisnis (Owner Black Garlic 560)

Dalam arti yang lebih luas menurut peristilahan dalam konteks pendidikan Islam, Murabbi diartikan sebagai orang yang mendidik dan menyiapkan peserta didik agar mampu berkreasi serta mampu mengatur dan memelihara hasil kreasinya untuk tidak menimbulkan malapetaka bagi dirinya, masyarakat dan alam sekitarnya.

Dalam arti yang lebih sempit, Murabbi adalah istilah dalam Tarbiyah Islamiyah untuk menyebut pada seseorang yang menyelenggarakan dan bertanggungjawab atas proses tarbiyah suatu kelompok binaan, yaitu proses pembentukan pribadi muslim dan pewarisan nilai-nilai Islam, disertai dengan aktivitas kontrol dan evaluasi. Murabbi berperan penting sebagai pengawal regenerasi kader-kader dakwah yang akan melanjutkan tongkat estafet dakwah untuk menegakkan kebenaran dan mencegah kemunkaran.

Ada pepatah yang mengatakan, “Jadilah muridnya guru, bukan muridnya buku”. Hal ini menjelaskan bahwa proses pembelajaran atau tarbiyah tidak cukup hanya dengan membaca buku saja. Buku memang mampu memberikan wawasan dan pengetahuan bahi pembacanya, tapi buku tidak bisa diajak berdiskusi. Buku tidak akan pernah tahu apakah pembacanya keliru menangkap isi bukunya atau tidak. Maka haruslah ada orang yang mengawal proses pembentukan pemahaman tersebut. Peran itu hanya bisa diemban oleh seorang Murabbi.

Seorang Murabbi memiliki sebuah misi yang besar dan mulia, yaitu untuk menyiapkan generasi yang berani dan peduli untuk berdakwah, mengajak manusia kepada nilai-nilai kebenaran. Ia menjalankan profesi mulia sebagai amal ibadah dan jihad kepada Allah SWT dengan janji pahala yang sangat besar. Motivasi inilah yang mendorong para Murabbi untuk senantiasa membina halaqoh binaan, dengan tulus dan tanpa pamrih, tidak mengharapkan imbalan duniawi dari siapapun. Mereka rela mengorbankan waktu, tenaga dan pikirannya untuk melakukan tarbiyah kepada para kelompok binaanya.

Murabbi bukan hanya seorang guru pendidik, ia juga menjadi seorang Mentor dan Coach bagi para binaannya. Murabbi juga berperan sebagai sahabat, orang tua dan pemimpin bagi peserta didiknya. Murabbi memiliki ikatan hati yang sangat kuat dengan anggotanya, paham segala permasalahannya, dan berusaha untuk saling membantu antar anggota. Peran multifungsi ini mendorong seorang murobbi perlu memiliki keterampilan memimpin, mengajar, membimbing, dan bergaul. Biasanya, keterampilan tersebut akan berkembang seiring dengan bertambahnya pengetahuan dan pengalamannya.

Aktivitas tarbiyah seorang Murabbi biasanya berjalan bukan di kelas-kelas formal, tetapi lebih banyak di kamar tertutup, ruangan sempit, di sudut masjid/musholla, atau sekalian di alam seperti pantai, gunung, atau hutan. Mereka menjalankan aktivitasnya secara diam-diam dan tersembunyi dari keramaian, jauh dari khalayak. Kegiatannya terus berjalan, mengalir bagaikan air yang akan terus mencari tempat yang rendah. Seorang Murabbi akan terus bergerak di dalam kesunyian, dari kamar ke kamar, dari rumah ke rumah. Profesinya tidak pernah dikenal oleh masyarakat umum, padahal profesi itu sungguh sangat mulia. Oleh karena itu, wajar jika dikatakan Murabbi adalah Pahlawan dalam Kesunyian…”

Baca juga: Guru: Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

So… Bersiaplah. Berbekalah. Belajarlah. Dan…. BERUBAH-lah. Maka Anda akan sukses…

Salam perubahan…!!!



Categories: Personal

Tags: , , , ,

1 reply

Trackbacks

  1. Ritualitas Maulid Nabi SAW | Sugibisnis's Blog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: