Tikus vs Kucing, Siapa Yang Menang?

Tikus vs kucing siapa yang menang

Oleh: Sugibisnis (Owner Black Garlic 560)

Anda pasti ingat film kartun pendek lucu dan terkenal pada periode lalu, yaitu Tom and Jerry. Film ini sebenarnya untuk konsumsi anak-anak, namun karena lucu, akhirnya banyak orang dewasa yang menyukai pula, termasuk saya. Hehehe…

Dalam film Tom and Jerry selalu menggambarkan perseteruan antara seekor Kucing (Tom) dan Tikus (Jerry) dalam keseharian. Dan anda tahu jawabannya, perseteruan itu selalu dimenangkan oleh si Tikus Jerry, karena Jerry digambarkan sebagai seekor tikus yang cerdas dan cerdik serta suka usil dibandingkan si Kucing Tom. Sedangkan Tom digambarkan sebagai seekor kucing yang kurang cerdas, mengandalkan kekuatan otot yang akhirnya selalu menjadi korban keusilan Jerry.

Sekarang kalau kita lihat dalam kenyataan, apabila Anda ditanya, “Tikus lawan Kucing kira-kira siapa yang akan Menang?

Ayoo jawab dulu!! Pasti banyak yang akan menjawab, “Ya pasti Kucing lah yang akan Menang. Kucing akan mengejar Tikus, menerkamnya, menangkapnya dan memakannya” Benar kan???

Baca juga: Maju Terus Pantang Mundur

Kalau jawabannya begitu, berarti pandangan Anda masih sebatas harfiah dan kasat mata. Kucing yang menang karena ia sedang beruntung dan Tikus sedang sial. Coba berpikir lebih dalam secara maknawi dan filosofis, pasti Tikus yang akan memenangkan perseteruan itu. Kenapa hayooo???

Jawabannya begini, si Tikus akan memiliki semangat juang yang luar biasa, karena dia harus menghindari kejaran Kucing yang ganas. Tikus akan mengeluarkan kemampuan terbaiknya untuk bisa selamat, karena hanya dengan cara itulah satu-satunya harapan hidup bagi Tikus. Dalam pikiran Tikus hanya satu, “Kalau tidak sekarang kapan lagi..!!” Akhirnya Tikus akan berjuang mati-matian, maksimal, dan totalitas untuk bisa memenangkan pertandingan.

Coba kita lihat kondisi sebaliknya yaitu si Kucing. Apakah Kucing akan berjuang maksimal seperti Tikus? Saya kira gak akan deh, kenapa? Karena ada mindset yang salah dalam kepala Kucing, kira-kira begini, “Susah amat ya Tikus ini dikejar, Hebat sekali dia lari dan menghindar.” Akhirnya si Kucing pun kecapekan dan di kepalanya pun muncul pikiran, “Ya sudahlah, saya mengejar Tikus yang salah. Masih ada Tikus-Tikus yang Lain.

Coba perhatikan, beda sekali kan? Tikus memiliki semangat Kalo tidak sekarang kapan lagi. Sementara Kucing memiliki demotivasi Masih banyak Tikus yang lain. Kedua pikiran dan keyakinan itu jelas menghasilkan semangat juang dan perilaku yang berbeda. Tikus akan berjuang Pantang Menyerah sementara si Kucing akan Mudah Menyerah, Patah Semangat.

Kita perlu belajar dari cerita di atas. Jadilah seperti Tikus yang memiliki semangat juang tinggi dan pantang menyerah. Miliki keyakinan itu dalam diri kita, agar dalam bekerja atau berusaha kita akan maksimal mengeluarkan seluruh kemampuan kita. Bekerja sungguh-sungguh, berusaha sebaik-baiknya dan mengoptimalkan kompetensi yang kita miliki. Maka hasilnya, kita sendiri akan terkagum-kagum meraihnya. Pencapaian demi pencapaian akan kita dapatkan…

Baca juga: Memperpendek Garis Lawan
Baca juga: Persaingan Melahirkan Kualitas

So… Bersiaplah. Berbekalah. Belajarlah. Dan…. BERUBAH-lah. Maka Anda akan sukses…

Salam perubahan…!!!



Categories: Inspiratif

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: