Angka 6 dan 9: Samakan Sudut Pandang

Oleh: Sugibisnis (Owner Black Garlic 560)Angka 6 dan 9: Samakan Sudut Pandang

Di sebuah kantor, ada 2 orang, katakanlah si A dan si B,  yang sedang duduk dan saling berhadapan. Mereka berdua sedang asyik berdiskusi panjang lebar membahas pekerjaan mereka. Bagaimana mereka melihat masalah yang terjadi dan bagaimana mencari jalan keluarnya. Masing-masing memiliki pendapat dan pandangan yang berbeda tentang masalah tersebut. Si A mengungkapkan pendapatnya, dan gantian si B juga menyampaikan pendapatnya. Lama kelamaan malah makin seru, mereka berdebat dengan nada yang semakin tinggi. Rupanya masing-masing tidak ada yang mau mengalah, merasa pendapat dirinya yang paling benar. Dan tiba-tiba terdengar bunyi, “Braaakkk”. Ternyata si A yang jabatannya lebih tinggi menggebrak meja. Kalau dibiarkan mereka berdua bisa berantem nih…

 

Mendengar kegaduhan mereka berdua, akhirnya datanglah sang Atasan yang dikenal cukup bijak. Sang atasan menanyakan apa yang sedang terjadi. Mereka berdua pun berebutan menyampaikan masalah dan pendapatnya masing-masing dengan nada yang masih tinggi.

Sang Atasan segera ambil tindakan, menengahi keributan mereka. Diambillah selembar kertas, dan digambarnya angka 9 di atasnya. Kertas dengan angka 9 itu diletakkan di hadapan mereka berdua, dengan angka 9 menghadap ke si A. Kemudian ditanyakan kepada mereka, “Angka berapakah ini?

  • Si A menjawab, “Angka 9 pak
  • Si B menjawab, “Ini angka 6 pak, bukan 9

Kebayang kan ramenya? Mereka berdua ngotot dengan jawabannya masing-masing, angka 9… angka 6… angka 9… angka 6… Siapa coba yang benar, dan siapa yang salah?

Tiba-tiba sang atasan meminta si B untuk berdiri, dan merapat ke arah si A. Mereka berdua saling bersampingan melihat ke arah kertas tadi. Lalu Atasan menanyakan lagi  “Angka berapakah ini?” Keduanya pun menjawab bersamaan, “Angka 9“.

Atasan pun menjelaskan kepada mereka berdua, “Selama kalian berdua berada di posisi atau sudut pandang masing-masing, mungkin jawabannya benar semua. Dari sudut pandang si A, benar itu angka 9. Dari sudut pandang si B benar juga itu angka 6. Kalian tidak akan pernah akur dan ketemu, karena jawaban akan selalu berbeda. Dan kalian tidak akan tahu siapa sebenarnya yang benar mutlak. Tapi ketika kalian berada pada posisi dan sudut pandang yang sama, apa yang terjadi? Ya… jawaban kalian sama“.

Begitulah kehidupan ini, ketika memandang setiap permasalahan yang terjadi kita harus memiliki cara pandang yang sama terhadap masalah tersebut. Samakan sudut pandang terlebih dahulu dengan orang lain, dengan tim, agar dapat mencari solusi yang terbaik. Dan biasakan diri melihat permasalahan dari berbagai sudut pandang, melihat dari sisi persepsi orang lain. Jangan pernah memaksakan diri bahwa pendapatnya lah yang paling benar. Padahal menurut persepsi orang lain pendapat kita ternyata kurang tepat, kurang lengkap atau bahkan salah.

Dengan semakin membuka diri, melihat segala sesuatu dari berbagai sudut pandang maka kita akan semakin dewasa dan lebih bijak. Kita akan semakin bisa menghargai pendapat dan pandangan orang lain. Menyamakan sudut pandang akan memperkecil potensi perbedaan dan perselisihan antar anggota tim dalam sebuah teamwork. Sehingga diharapkan pekerjaan yang dilakukan akan lebih produktif…

Salam Perubahan…!!!



Categories: Uncategorized

1 reply

Trackbacks

  1. Minta Maaf atau Memaafkan ? | Sugibisnis's Blog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: