Comfort Zone Memang Enak

Comfort Zone Memang Enak

Oleh: Sugibisnis (Owner Black Garlic 560)

Kita sering mendengar dan membicarakan istilah Zona Nyaman (Comfort Zone). Tapi apakah anda tahu, apa yang dimaksud dengan Zona Nyaman? Untuk lebih memudahkan memahami zona nyaman, lakukan apa yang saya minta berikut ini:

  • Perintah pertama: Buatlah 5 tanda tangan anda di kertas kosong dalam hitungan waktu 10 detik.
  • Perintah kedua: Buatlah 5 tanda tangan anda lagi di kertas tadi dalam hitungan waktu 20 detik, tetapi menggunakan tangan yang satu lagi. Kalo sebelumnya menggunakan tangan kanan, sekarang pakai tangan kiri.
  • Lihat dan bandingkan hasilnya. Apakah sama? Lebih bagus yang mana? Apa yang anda rasakan saat membuat tanda tangan?

Langkah pertama menggambarkan itulah zona nyaman, sedangkan langkah kedua adalah keluar dari zona nyaman. Dalam perintah pertama anda merasa enak, mudah dan santai kan, itu karena sudah menjadi kebiasaan anda sehingga anda merasa nyaman di sana. Bagaiman dengan perintah kedua? Anda pasti merasa susah, tidak enak, kaku, pegal, butuh usaha keras dan itu pun hasilnya masih buruk, jauh dari hasil yang pertama. Itu karena anda keluar dari kenyamanan anda…

Baca juga: Mendorong Mobil Mogok

Setiap orang pada dasarnya menyukai Zona Nyaman dan pasti pernah melewati zona nyaman tersebut. Bahkan masih banyak yang sampai sekarang pun masih senang berada dalam kondisi zona nyaman.

  • Masa anak-anak, masa balita dan pra sekolah, semua keinginannya selalu dipenuhi oleh orangtuanya. Minta netek, minta minum, minta makan, minta mainan, mandi dimandiin, minta baju, dan lain-lain, selalu dipenuhi oleh ORTUnya.
  • Masa remaja, masa sekolah, semua kebutuhan sekolah disediakan ORTUnya. Bayar biaya sekolah tidak perlu mencari, kendaraan untuk ke sekolah dibelikan, kebutuhan buku dan perlengkapan sekolah semua sudah tinggal pakai.
  • Masa pemuda, masa kuliah menjadi mahasiswa, semua biaya kuliah dan kebutuhan kuliah pun juga masih ditanggung oleh ORTUnya. Uang SPP, transportasi/kendaraan, biaya kost, biaya makan, dan semua keperluan kuliah sampai wisuda tinggal minta kepada ORTUnya.
  • Masa dewasa, masa bekerja, kebanyakan orang ingin bekerja menjadi pegawai atau karyawan. Dia sudah menjadi orang yang mandiri, namun sebatas menjadi karyawan yang lebih santai, mengerjakan tugas-tugas rutinitas kantor, setiap bulan terima gaji.

Zona nyaman memang enak dan melenakan karena membuat kita santai, lebih memberikan kita kepastian, relatif tidak ada risiko, tidak perlu kerja keras karena sudah rutinitas, dan sudah pasti memberikan hasil yang kita harapkan walaupun terbatas.

  • Kondisi zona nyaman membuat kita terlena, sudah merasa puas dengan apa yang kita lakukan dan kita dapatkan.
  • Zona nyaman membuat kita tidak berani menghadapi tantangan yang penuh resiko, penuh ketidakpastian dan membutuhkan kerja keras dan kerja cerdas.
  • Dan akhirnya zona nyaman akan menghambat kita untuk maju dan berkembang, membuat hidup kita menjadi stagnan dan bahkan cenderung menurun.

Ternyata zona nyaman banyak memberikan efek negatif bagi kita. Yuks, kita mencoba untuk mendobrak zona nyaman kita. Kita beranikan diri untuk sedikit-sedikit keluar dari zona nyaman kalau kita ingin lebih maju dan sukses…

Baca juga: Rantai Gajah di Kepala Kita

Salam perubahan…!!!



Categories: Motivasi

Tags: , , , , , , , , ,

2 replies

Trackbacks

  1. Michael Angelo: Saya Melihat Patung Indah Dalam Batu Itu | Sugibisnis's Blog
  2. Tips Keluar Dari Zona Nyaman | Sugibisnis's Blog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: