Manusia Tiba Masa Tiba Akal

Manusia Tiba Masa Tiba Akal

Oleh: Sugibisnis (Owner Black Garlic 560)

Dalam sebuah acara besar yang dihadiri oleh banyak orang, bagaimana rasanya ketika Anda tiba-tiba secara mendadak diminta oleh panitia untuk maju ke panggung untuk memberikan penampilan? Bisa berupa cerita, ceramah, melawak, stand up comedy, dance atau apa saja yang bisa membuat penonton rame. Mungkin bagi orang yang sudah terbiasa tampil tidak akan menemui kesulitan, tapi bagi orang yang tidak biasa tampil pasti akan grogi, nervous dan gagap alias tidak bunyi…

Anda pasti pernah mendengar istilah/pepatah “Tiba Masa Tiba Akal” kan? Entah siapa yang pertama kali mempopulerkannya pepatah ini. Pepatah ini menggambarkan seseorang yang melakukan kegiatan dalam keadaan mendesak dan tertekan. Kegiatan atau tindakan dilakukan tidak berdasarkan konsep atau perencanaan yang seharusnya. Dalam dunia mahasiswa sering dikenal juga istilah SKS, yaitu Sistem Kebut Semalam, yaitu ketika mahasiswa mau ujian baru belajar semalam sebelumnya. Padahal mereka bisa saja belajar setiap hari terlepas dari jadwal ujiannya.

Orang yang selalu mengandalkan kondisi Tiba Masa Tiba Akal, dan bisa menuntaskan pekerjaannya, bisa menyelesaikan masalahnya, boleh jadi ia merupakan orang yang kreatif. Tetapi bagi orang yang tidak bisa menyelesaikan pekerjaannya bisa jadi ia adalah orang yang statis dan monoton. Coba kita bedah lebih dalam lagi, orang yang terbiasa dengan Tiba Masa Tiba Akal, biasanya menggambarkan kondisi berikut:

  • Tidak memiliki goals yang jelas, sehingga tidak terbiasa membuat konsep dan melakukan perencanaan untuk agenda perjalanan hidupnya. Tidak punya tujuan makanya tidak ada yang bisa direncanakan. Atau mungkin bisa dikatakan, justru Anda sendiri yang merencanakan kegagalan.
  • Memiliki manajemen waktu yang lemah, sehingga tidak bisa membedakan antara mana kegiatan yang penting dan tidak penting, mana kegiatan yang mendesak dan tidak mendesak. Orang seperti ini tidak memiliki skala prioritas yang jelas dalam hidupnya.
  • The Power of Kepepet, Bisa jadi bagi sebagian orang yang kreatif, kondisi mendesak alias kepepet ini justru menumbuhkan kreativitasnya. Karena biasanya dalam kondisi Kepepet, otak kita akan mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Tiba-tiba muncul kemampuan yang luar biasa, yang tidak pernah ditemui ketika dalam kondisi normal. Tapi sampai kapan mau mengandalkan kondisi kepepet, bisa jadi kemampuan hebatnya ini tidak akan terjadi secara berulang-ulang.
  • Orang yang santai dan memiliki kemampuan simplicity, yaitu bisa membuat segala permasalahan yang besar dan rumit menjadi lebih simple (sederhana). Ketika ditanya bagaimana persiapan, orang ini selalu menjawab “… gampang, nanti aja kalo waktunya tiba…“.

Dari berbagai gambaran di atas, pekerjaan yang dilakukan oleh orang yang selalu mengandalkan prinsip Tiba Masa Tiba Akal, hasilnya pasti tidak akan maksimal. Pekerjaannya tidak terstruktur, acak dan cenderung sulit untuk dievaluasi. Oleh karena itu, biasakanlah untuk memiliki tujuan yang jelas, berlatihlah membuat konsep, buat perencanaan matang untuk mengejar target, dan milikilah manajemen waktu yang baik sehingga Anda memiliki skala prioritas dalam setiap pekerjaan. Dan buktikanlah, pasti kinerja akan lebih maksimal.

Baca juga: Patung: Karya Besar Michael Angelo

Salam perubahan…!!!



Categories: Personal

Tags: , , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: