Aksi Bela Palestina 1712

Oleh: Sugibisnis (Owner Black Garlic 560)

Pada hari Ahad, tanggal 17 Desember 2017 kemarin, saya dan keluarga beserta teman-teman berangkat pagi-pagi ba’da Subuh menuju Monas. Perjalanan cukup lancar karena belum ada kemacetan. Akhirnya sekitar jam 05.30 wib kami pun tiba di Monas. Suasana masih belum terlalu crowded, sehingga saatnya untuk selfie bersama keluarga di dekat Monas.

Semakin siang ternyata semakin banyak ummat Islam yang berdatangan di Monas. Mereka datang berbondong-bondong dari segala penjuru, ribuan, puluhan ribu bahkan sampai ratusan ribu manusia. Suasana makin rame, padat sampai duduk saja harus berhimpitan. Kebanyakan memakai pakaian putih-putih, walaupun tidak sedikit juga yang pake baju berwarna. Masing-masing memakai atribut bangsa Indonesia dan Palestina serta simbol-simbol ummat Islam, antara lain syal, ikat kepala, poster, spanduk, bendera. Ada bendera Indonesia, Palestina dan bendera Islam yang bertuliskan kalimat tauhid. Banyak sekali bendera-bendera ukuran kecil, besar, bahkan ada yang membawa bendera ukuran raksasa. Selama aksi berlangsung, awan pun menutupi panas sinar matahari, dan sesekali turun gerimis kecil membuat suasana menjadi sejuk.

Massa umat Islam penuh mengelilingi Monas dan sampe luber ke jalan-jalan sekitar Monas.  Kami semua berkumpul dalam rangka “Aksi Bela Palestina”, setelah pernyataan kontroversial Presiden AS Donald Trump yang ingin menjadikan kota Yerussalem menjadi ibukota negara Israel. Pernyataan ini memicu kemarahan dan kecaman dari umat Islam seluruh dunia, bahkan umat non muslim pun ikut mengecam pernyataan tersebut.

Semangat kami sama, yaitu semangat ukhuwah dan persaudaraan antar umat Islam, tidak dibatasi sekat-sekat suku, bangsa dan negara. Seluruh umat Islam bersaudara ibarat satu tubuh. Salah satu anggota tubuh terluka/sakit maka seluruh anggota tubuh yang lain ikut merasakan sakit. Sesama umat Islam saling mencintai karena Allah. Ketika bangsa muslim Palestina dijajah Israel, diperlakukan secara biadab oleh Israel, kami sebagai seorang muslim akan sangat marah dan mengecam tindakan Israel tersebut. Umat Islam marah, merasa terpanggil untuk membela Palestina.

Ternyata tidak sedikit orang yang nyinyir, mengejek dan tidak suka terhadap Aksi Bela Palestina tersebut, padahal mereka secara KTP juga beragama Islam. Bisa jadi mereka adalah orang-orang Islam yang lemah pemahaman atau salah dalam memahami Islam sebagai agamanya atau dalam hatinya masih banyak penyakit. Kalo yang nyinyir adalah bukan orang Islam mungkin wajar. Mereka tidak menginginkan umat Islam bersatu menjadi sebuah kekuatan hebat di Indonesia.

Orang-orang yang nyinyir itu mengatakan, “Bisanya cuma aksi, cuma berkoar-koar saja. Percuma, buang-buang waktu saja, dan lain-lain…“. Ada lagi yang mengatakan, “Demo itu haram, tidak diperbolehkan karena melawan pemerintah (pemimpin) yang sah”.

  • Ada yang menyalahkan aksi demo karena dianggap melawan pemerintah/ pemimpin. Padahal aksi demo bukan melawan pemerintah, tapi menggelar aksi solidaritas secara moral, spiritual, harta dan doa. Kalo yang melawan pemerintah itu ya kudeta…
  • Ada yang nyinyir dan menganggap buang-buang waktu saja. Padahal sadarilah, bahwa kami dan umat Islam tidak pernah menganggap seperti itu, setiap aksi yang kami lakukan kami niatkan untuk Jihad membela Palestina. Kami tidak bisa berangkat ke Palestina, dan itu memang sulit, tapi yang kami lakukan adalah menunjukkan Cinta kami kepada Palestina. Kami membelamu, kami selalu berdoa untuk kebabasanmu. Bahkan umat Islam selalu menggalang dana untuk membantu perjuangan rakyat Palestina.

Aksi Bela Palestina yang dihadiri oleh ratusan ribu/jutaan umat Islam akan memberikan tekanan secara internasional kepada negara-negara penjajah. Apalagi ketika umat Islam bersatu memboikot semua produk-produk yang berafiliasi kepada mereka, maka akan terjadi goncangan ekonomi kepada mereka. Aksi Bela Palestina juga memberikan suntikan moral yang besar kepada bangsa Palestina sendiri, bahwa mereka dibela oleh seluruh umat Islam di dunia, dan khususnya Indonesia. Pembelaan, dukungan dan bantuan umat Islam di Indonesia sangat berarti bagi bangsa Palestina, menggelorakan semangat mereka untuk terus berjuang melawan penindasan dan ketidakadilan bangsa Yahudi…

Baca juga: Spirit 212

#SafePalestina #savealquds #savealaqsha

Salam perubahan…!!!



Categories: Personal

Tags: , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: