Jari Telunjuk Mengarah ke Luar

Jari Telunjuk Mengarah ke Luar

Oleh: Sugibisnis (Owner Black Garlic 560)

Pada tulisan kali ini, saya ingin mengajak Anda untuk bermain Jari Telunjuk. Setiap manusia normal memiliki Jari Telunjuk yang posisinya paling enak untuk digerakkan dan dimainkan dibandingkan jari-jari yang lain. Cobalah..!!! Rasanya paling enak dan fleksibel kan? Saya mengajak anda untuk menggunakan jari telunjuk:

  • Pertama, coba gunakan jari telunjuk anda dan arahkan ke luar diri anda! Tunjuklah suatu benda dan seseorang di luar anda! Gimana rasanya? Enak, nyaman dan tidak ada kesulitan kan?
  • Kedua, coba gunakan jari telunjuk anda dan arahkan ke diri sendiri! Kali ini gimana rasanya? Pasti tidak enak dan terasa sulit kan?

Setelah anda merasakan bedanya menggunakan jari telunjuk untuk menunjuk orang lain dan menunjuk diri sendiri, maka saatnya kini ambil insight dari praktek di atas.

Baca juga: Your Enemy is Yourself
Baca juga: Penyakit Kronis Mental Manusia

Sebagaimana kita semua tahu, jari telunjuk fungsinya adalah untuk menunjuk sesuatu dan memberitahukannya kepada orang lain. Sesuatu itu bisa berupa benda maupun orang lain. Menunjuk sesuatu yang tujuannya baik maupun tidak baik, seperti orang sedang marah, menyalahkan orang lain, menuduh orang lain, dan lain-lain.

Mayoritas manusia akan lebih mudah untuk mengarahkan Telunjuknya ke luar dari dirinya. Ketika mendapatkan masalah yang menimpa dirinya maupun perusahaannya, mereka dengan mudah akan cenderung menyalahkan orang lain, menunjuk orang lain sebagai penyebabnya bahkan menuduh orang lain sebagai kambing hitam. Mereka tidak mampu untuk mengarahkan Telunjuknya ke dalam dirinya karena memang sangat sulit. Padahal dia lupa bahwa ketika Telunjuk menunjuk ke luar, 3-4 jari lainnya mengarah ke dirinya sendiri.

Menyalahkan orang lain, mencari kambing hitam, dan membenarkan diri sendiri itulah tabiat EGO manusia. Dalam kondisi apa pun, diri sendiri akan merasa SELALU BENAR. Makanya akan selalu ada ALASAN yang dibuat dan dicari untuk pembenaran dirinya. Muncul MASALAH… orang lain lah yang SALAH. Orang lain lah penyebabnya. Mereka LUPA, bahwa dirinya mungkin lebih banyak salahnya, lebih besar keburukannya, lebih parah Kejelekannya dibanding orang lain… tapi ia tidak menyadarinya.

Wahai Sahabatku, yuk kita menyadari bahwa ketika kita menuduh orang lain yang berbuat salah, bisa jadi justru diri kita sendiri lebih banyak salahnya. Kita harus belajar mengarahkan Telunjuk kita ke arah diri kita. Jangan terlalu sering digunakan untuk menunjuk orang lain. Utamakan untuk Introspeksi Diri dahulu sebelum menuduh oranga lain ketika Anda menghadapi masalah. Cari dulu kesalahan anda sendiri sebelum mencari kesalahan orang lain.

Apabila anda mampu melakukan Introspeksi Diri, maka anda akan menemukan banyak manfaatnya. Anda dapat menemukan akar permasalahan yang terjadi, ambil pelajaran berharga, cari alternatif solusi yang tepat. Maka anda akan naik kelas menjadi orang yang lebih bijak dan dewasa karena Anda mampu mengendalikan EGO diri sendiri…

Baca juga: Gempa Bumi vs Gempa Diri
Baca juga: Apa Itu NYINYIR?

Salam Perubahan…!!!



Categories: Motivasi

Tags: , , , , , , ,

1 reply

Trackbacks

  1. Rotimu Memang Enak Banget | Sugibisnis's Blog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: