Penyakit Kronis Mental Manusia

Penyakit Kronis Mental Manusia

Oleh: Sugibisnis (Owner Black Garlic 560)

Jika anda perhatikan sebuah pohon, yang tumbuh di tanah yang tandus, tidak pernah disirami air, tidak dikasih pupuk, maka tumbuhnya akan kerdil, kurus, dan tidak berkembang. Apalagi bila diserang dengan hama tanaman, daunnya digerogoti ulat, batang dan akarnya juga dimakan virus, maka pohon itu tinggal menunggu kematiannya. Daunnya lama kelamaan menguning dan rontok, batangnya mengering dan akhirnya benar-benar mati tidak ada pertumbuhan lagi.

Begitulah perumpamaan manusia yang tumbuh dan dibesarkan di lingkungan yang tidak sehat. Lingkungan yang tidak kondusif untuk perkembangan mental dan kepribadiannya. Maka ia tumbuh menjadi anak yang lemah kepribadian dan sakit/miskin mental. Karena setiap orang akan menjadi seperti apa, dibentuk oleh lingkungannya.

Orang yang dibesarkan di lingkungan baik-baik pun, bukan jaminan ia akan menjadi orang baik, tergantung dari cara dia menjalani kehidupan sehari-harinya. Jika ia mengidap banyak Penyakit Mental yang kronis, maka hidupnya pun sulit untuk berkembang. Apabila hatinya tandus, jiwanya gersang, maka ia tidak akan bisa menerima nasihat dan motivasi dari orang lain. Berikut ini beberapa Penyakit Mental Kronis yang perlu Anda waspadai:

  • Mau Menang Sendiri. Orang ini akan selalu mementingkan dirinya sendiri. Tidak peduli dengan orang lain. Dirinya selalu merasa benar, apabila terjadi masalah pasti karena kesalahan orang lain sehingga kerjaanya selalu menyalahkan orang lain. Mencari kambing hitam sebagai bentuk lepas tanggung jawab dirinya atas segala masalah yang terjadi.
  • Mencari Alasan dan Pembenaran Diri. Selalu ada alasan di balik kesalahannya. Selalu punya alasan di balik ketidakhadirannya. Selalu ada alasan di balik perbuatan menyimpangnya. Selalu punya alasan ketika tidak mencapai target. Selalu ada alasan di balik semua tingkah lakunya. Alasan itu ditujukan untuk membenarkan diri atas tindakannya atau untuk menutupi atau menyamarkan kesalahannya. Memang benar pepatah, “Alasan tidak akan Pernah Bertemu/Bersatu dengan Komitmen”. Mencari alasan ini juga merupakan kreativitas terbesar yang dimiliki oleh manusia.
  • Malas. Kemalasan dalam dirinya begitu berbahaya menggerogoti harapan dan kemauannya untuk bekerja dan berkarya. Penyakit Malas ini makin parah karena lemahnya tujuan hidup. Ia tidak memiliki Impian jelas yang mau digapai dalam hidupnya.
  • Suka Menunda. Berlanjut dari penyakit Malas, akhirnya terjangkit penyakit selanjutnya, yaitu Suka Menunda. Kata sakti yang selalu digunakan adalah “NANTI…” Karena tidak adanya arah perjalanan hidup yang jelas, maka ia bingung mau melakukan apa. Sehingga ketika datang peluang amal, kesempatan berkarya, ia selalu bilang, “Nanti aja..!!!”.
  • Susah Melihat Orang Senang dan Senang Melihat Orang Susah. Penyakit ini juga menggerogoti mental manusia cukup parah. Melihat temannya beli motor, ia meradang. Mendengar tetangga beli kulkas, dirinya kepanasan. Menyaksikan kawannya bangun rumah, ia demam. Melihat saudaranya beli mobil, ia panas dingin. Melihat orang lain kena musibah dan kemalangan, ia justru berkata, “Syukurin Loe..!!”. Inilah penyakit iri dan dengki, yang membahayakan diri karena hidupnya menjadi tidak tenang dan tidak bahagia.

Mungkin masih banyak penyakit mental yang lain yang bisa menjangkiti kita semua. Jika semua penyakit ini masih bersemayam dalam diri anda, yakinlah bahwa hidup anda tidak akan maju dan berkembang. Anda hanya akan menjadi allien, mayat hidup yang bisa berjalan. Oleh karena itu, berusahalah untuk mengobati dan menghindari penyakit-penyakit mental tersebut kalo anda ingin sukses…

Baca juga: Musuh Sejati adalah Dirimu Sendiri

Salam perubahan…!!!



Categories: Motivasi

Tags: , , , , ,

6 replies

Trackbacks

  1. Salah Kaprah Manajemen Waktu | Sugibisnis's Blog
  2. Rotimu Memang Enak Banget | Sugibisnis's Blog
  3. Gaya Hidup Sehat | Sugibisnis's Blog
  4. 4 KATA Yang Harus Dihindari Orang SUKSES – Sugibisnis – Pusat Inspirasi
  5. Harta Paling Berharga – Sugibisnis – Pusat Inspirasi
  6. Jari Telunjuk Mengarah ke Luar – Sugibisnis – Pusat Inspirasi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: