Generasi Selfish

Generasi Selfish

Oleh: Sugibisnis (Owner Black Garlic 560)

Setiap orang di zaman NOW, termasuk saya dan anda, tentu sudah sering melakukan foto selfie menggunakan camera HP. Betul tidak..?? Coba perhatikan ketika anda sedang selfie, apa yang anda lihat? Buka camera HP anda, pake front camera, dan selfie lah…

Lihatlah layar HP anda, isinya hanya gambar anda kan? Foto anda nampak begitu besar memenuhi layar HP. Dan kalau pun ada bayangan orang lain di belakang anda, gambarnya pasti jauh lebih kecil. Orang lain hanya sebagai background dalam foto selfie anda.

Begitu juga fenomena kebanyakan orang di zaman Now. Mereka cenderung individualistik, memikirkan dirinya sendiri, dan lebih mementingkan dirinya sendiri. Fokus terhadap dirinya terlalu besar. Tidak peduli dengan orang lain dan tidak mau dengar apa kata orang lain. Itulah Fenomena Selfish. Semoga kita tidak termasuk dalam kategori orang seperti ini.

Orang yang fokus terhadap dirinya terlalu besar, akan menumbuhkan EGO dirinya terlalu besar pula. Kacamata yang dipakai dalam memandang orang lain selalu dari sudut pandang dirinya. Melihat permasalahan yang terjadi selalu dari persepsi dirinya. Tidak ada ruang untuk memahami orang lain. Tidak pernah memposisikan dirinya dari sudut pandang orang lain. Tidak mau mengerti perasaan orang lain.

Makanya generasi selfish ini akan cenderung menjadi orang yang semau gue, kurang bisa diatur. Lebih parah lagi kalo sampai merasa dirinya paling benar, tidak bisa disalahkan dan merasa tidak ada yang salah dalam perilakunya. Generasi seperti ini akan sulit untuk diminta introspeksi diri. Sulit untuk menyadari akan kesalahannya.

Generasi selfish juga kurang memiliki empati dan kepekaan terhadap orang lain. Anak-anak generasi selfish akan sulit untuk diajak mengerti dan merasakan penderitaan dan perjuangan orangtuanya. Karena hal itu seperti dunia yang berbeda dari dunia mereka. Bahkan dia akan cenderung menuntut hak-haknya dipenuhi oleh orangtua. Mereka menuntut orangtuanya mendidik sesuai keinginannya. Kalo tidak terpenuhi, maka mereka akan menyalahkan orangtuanya.

Bagi anda orangtua, pahamilah karakter dan ciri-ciri generasi selfish ini. Saya yakin anak-anak anda termasuk generasi ini. Bagi anda, anak-anak generasi selfish, pahamilah kedua orangtua anda. Berusahalah untuk mengasah empati dan kepekaan terhadap orang lain. Dengan demikian akan semakin mendewasakan anda dan tidak salah dalam berkomunikasi, bersikap dan berperilaku…

Baca juga: Inisiatif dan Kepekaan Jiwa

Salam perubahan…!!!

Advertisements


Categories: Motivasi

Tags: , , , ,

1 reply

Trackbacks

  1. Loyalitas Generasi Milenial | Sugibisnis's Blog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: