Otak Reptil dan Mamalia

Otak Reptil dan Mamalia

Oleh: Sugibisnis (Owner Black Garlic 560)

Yuk kali ini kita jalan-jalan di Kebon Binatang, untuk melihat-lihat berbagai macam binatang yang ada di sana. Jangan lupa ajak anak-anak bagi yang sudah punya anak ya. Mereka pasti akan senang bermain dan melihat bermacam-macam binatang. Tapi harus siap berkeliling, karena area/kandang setiap jenis binatang terpisah.

Bagi anda yang sudah remaja, dewasa, maupun orang tua… anda saya ajak untuk memperhatikan tingkah laku setiap jenis binatang. Sekaligus mengingat-ingat pelajaran Biologi waktu di sekolah. Coba, kelompok binatang apa saja yang anda ingat?

  • Binatang Reptil. Binatang ini sering disebut dengan binatang “Melata”, yaitu kelompok hewan vertebrata (bertulang belakang) yang berdarah dingin dan memiliki sisik yang menutupi tubuhnya (menurut Wikipedia). Contohnya: kadal, kura-kura, ular, biawak, buaya, alligator, dll.
  • Binatang Mamalia. Binatang ini sering disebut binatang “Menyusui”. Mamalia digambarkan sebagai hewan yang memiliki kulit berbulu, neo-korteks pada otak mereka, tidak bertelur, melahirkan bayi mereka dan memberi makan bayi mereka melalui kelenjar susu mereka. Kelompok mamalia, jenisnya banyak banget. Contohnya: monyet, rusa, banteng, gajah, zebra, jerapah, gorilla, singa, harimau, anjing, kucing, kambing, sapi, kerbau, dan masih banyak lagi…

Kalo anda ditanya, manusia termasuk golongan mamalia bukan? Apa jawaban anda? Secara ilmiah dengan beberapa ciri yang ada, manusia masuk kelompok mamalia, namun secara sosial manusia bukan termasuk kategori binatang. Banyak juga perbedaan antara manusia dan mamalia. Apalagi kalo secara aqidah, bahwa manusia diciptakan ke dunia ini untuk menjalankan misi sebagai Khalifah. Makanya Alloh SWT menciptakan manusia dalam bentuk yang seindah-indahnya, dan memiliki kesempurnaan ciptaan, seperti diberikan Pikiran/Akal, Hati dan Perasaan.
Dengan semua potensi yang dimiliki manusia, maka peradaban manusia dari dulu hingga sekarang selalu berkembang pesat. Lain dengan binatang, kehidupannya dari dulu hingga sekarang masih tetap sama.

Sekarang anda saya ajak untuk memahami perilaku binatang Reptil dan Mamalia.

Binatang Reptil itu ketika diusik, pasti langsung mencoba untuk menyerang dan menggigit. Perilakunya spontan dan secara inderawi dan naluriah hanya bertindak untuk survival dan berkembang biak saja. Reptil berperilaku sangat individualis dan tidak peduli dengan yang lain.

Otak Reptil dan Mamalia

Otak reptil = batang otak. Ketika otak reptil sedang aktif, yang berperan adalah insting dan reaksi spontan. Ia aktif apabila seseorang merasa ketakutan, stres, merasa terancam, marah, kurang tidur, atau kondisi tubuh lelah. Beberapa ciri otak reptil meliputi : agresif, dominasi, mencari pasangan, seks, kefanatikan, obsesif, kompulsif, dan keserakahan. Otak reptil dikatakan bersifat ā€œkebinatangan dan primitifā€, bertindak berdasarkan nafsu. Otak Reptil hanya berpikir untuk “saat ini”, tidak berpikir masa depan dan reaktif atas apa yang menimpa dirinya. Dia hanya berpikir untuk dirinya sendiri.

Binatang Mamalia lebih jinak (kecuali kelompok binatang buas ya) dan ketika diusik cenderung melihat dan memperhatikan terlebih dahulu, tidak langsung respon menyerang. Mamalia tidak individualis dan memiliki emosi/perasaan, makanya hidupnya akan berkelompok. Kawanan binatang mamalia secara naluriah akan bertindak untuk melindungi diri dan kelompoknya serta untuk berkembang-biak. Anda sering melihat acara TV channel Animal Planet kan?

Otak Mamalia = Sistem Limbik. Sistem limbik berperan besar dalam mengatur emosional dan kognitif. Ia juga berfungsi mengendalikan bioritme tubuh, seperti pola tidur, rasa lapar, rasa haus, tekanan darah, detak jantung, gairah seksual, temperatur, kimia tubuh, metabolisme dan sistem kekebalan. Makanya otak Mamalia lebih maju memiliki pikiran jangka pendek dan perasaan, namun pertimbangannya masih suka dan tidak suka menurut dirinya. Ia tidak peduli dengan apa yang akan terjadi di masa depan (jangka panjang).

Sedangkan Manusia, memiliki kesempurnaan perilaku yang secara naluriah sangat lebih maju dibanding binatang. Manusia memiliki kemampuan untuk berbicara dan kekuatan berpikir. Dengan otak yang telah maju manusia memiliki kemampuan pemecahan masalah yang hebat sehingga hidupnya dari zaman ke zaman semakin canggih.

Otak Manusia = Neokorteks (Otak Berpikir). Otak ini mengendalikan proses tingkat tinggi seperti logika, penalaran, pemikiran kreatif, bahasa dan integrasi informasi sensorik. Neokorteks juga bertugas dalam kemampuan berbicara, kreasi, dan mencipta. Di otak ini pula bersemayam kecerdasan yang lebih tinggi yang di sebut intuisi. Inilah yang membedakan manusia dengan makhluk lainnya. Neokorteks ini membuat manusia bisa berfikir tentang segala sesuatu, bisa mengendalikan nafsu dan emosi, serta mampu berperilaku dengan baik.

So, Gunakanlah Otak Manusia anda, jangan mengandalkan Otak Reptil yang primitif dan Otak Mamalia yang hanya berpikir semau gue. Maka anda akan hidup lebih hebat…

Baca juga: Kendalikan Pikiran Anda

Salam perubahan…!!!



Categories: Motivasi

Tags: , , , , ,

1 reply

Trackbacks

  1. Otak Mamalia vs Otak Modern – Sugibisnis – Pusat Inspirasi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: