Insight Mencabut Tissu

Insight Mencabut Tissu

Oleh: Sugibisnis (Owner Black Garlic 560)

Di suatu pagi, ketika saya baru sampe di kantor, sedang duduk di kursi mejaku, tiba-tiba ada teman kantor yang minta tissu. Aku pun mencabutkan 2 tissu bergiliran dari kotak tissu yang ada di mejaku. Satu… dua… dan kedua tissu pun aku kasihkan ke dia.

Tiba-tiba muncul ide tulisan dari fenomena mencabut tissu ini. Coba perhatikan, ketika anda mencabut tissu dari kotaknya, apa yang anda lihat? Pasti anda akan mencabut tissu satu per satu. Tapi yang paling menarik perhatianku adalah, setelah satu tissu dicabut, akan muncul lagi satu tissu ke permukaan kotak, begitu seterusnya. Ya, tentunya selama stock tissu dalam kotak masih ada dong. Kalo habis, maka anda harus mengisinya kembali dengan tissu yang baru.

Menurutku, ada beberapa insight bagus yang bisa diambil dari fenomena Mencabut Tissu ini. Apa hayoo… menurut anda? Simaklah tulisan berikut ini:

1. Budaya Antri

Tissu yang keluar satu per satu menggambarkan budaya antri yang menarik. Di tempat-tempat pelayanan umum, biasanya pasti banyak orang yang mengantri untuk mendapatkan pelayanan itu. Misalnya, di loket-loket pembelian karcis seperti pesawat, kereta api, bioskop, konser, pertandingan sepakbola, dll. Antrian panjang juga terdapat kantor-kantor pengurusan surat-surat penting, seperti pembuatan SIM, KTP, PASSPORT, NPWP, pembayaran Pajak, pelayanan bank, dll.

Budaya antri ini kedengarannya sepele. Tapi hal ini sangat ditegakkan di negara-negara maju loh. Tidak seperti di negara-negara berkembang, khususnya Indonesia. Masih banyak fenomena orang menyerobot di tengah-tengah antrian panjang. Mereka akan antri ketika ada petugas yang mengawasi, ketika tidak ada petugas, yaaaa.. menyerobot lagi. Lihatlah di jalan-jalan yang macet, masih banyak pengemudi yang nyelonong melaju di jalur kanan (tunggu tulisan tentang hal ini).

Ini masalah mental dan karakter, sehingga orang tidak sabar untuk antri. Kebanyakan orang masih taat pada petugas penegak aturan, tapi belum taat pada aturannya. Mungkin kita terjebak pada candaan mindset umum yang mengatakan bahwa “Aturan dibuat untuk dilanggar…”

Bayangkan, seandainya tidak ada budaya antri, pasti akan terjadi kekacauan karena orang saling berebut yang duluan. Di tempat-tempat pelayanan umum, untuk menghindari kekacauan biasanya dibuatkan No Urut Antrian, dan dipanggil bergantian sesuai no urut tsb. sehingga berjalan tertib.

2. Kaderisasi dan Regenerasi

Ketika satu tissu anda cabut, maka akan muncul tissu berikutnya yang baru. Ini memberikan pelajaran penting tentang proses kaderisasi dan regenerasi dalam sebuah organisasi. Organisasi yang ingin tumbuh dan berkembang, harus ada proses ini. Kalo tidak ada proses kaderisasi dan regenerasi, organisasi apa pun pasti akan jalan di tempat, bahkan akan tumbang dan tutup.

Organisasi memiliki standar kader atau pun standar kompetensi yang harus dimiliki oleh setiap anggota/karyawan. Kaderisasi mencerminkan adanya proses pembinaan dan pembelajaran untuk upgrade skill dan kompetensi. Regenerasi mencerminkan adanya pengembangan dan pertumbuhan anggota/karyawan ke level atau jenjang karir selanjutnya.

Dengan adanya kedua proses itu, maka anggota dan karyawan organisasi akan selalu bertumbuh dan berkembang baik jumlah maupun kompetensinya. Maka, hasilnya organisasi pun akan selalu mengalami kemajuan.

Baca juga: Hidup Harus Bertumbuh

3. Menebar Manfaat dan Kebaikan

Tissu yang keluar dari kotaknya, pasti selalu digunakan oleh penggunanya untuk hal-hal yang bermanfaat, misalnya untuk mengelap muka, membersihkan tangan, membersihkan meja dari air dan kotoran, dll. Jadi tissu selalu memberikan manfaat bagi sesama. Tapi jangan lupa untuk diisi kembali ketika mau habis.

Demikian juga dengan manusia, hidup harus selalu memberikan manfaat bagi sesama. Selalulah berbuat kebaikan dimana pun anda berada. Selalulah recharge, isi kembali, belajar, tingkatkan ilmu untuk memberikan manfaat lebih besar lagi. Kebaikan dan manfaat yang anda tebarkan, hasilnya, pahalanya akan kembali lagi kepada anda, bahkan berlipat ganda.

Baca juga: Hidup Menjadi Berkah

Salam Perubahan…!!!

Advertisements


Categories: Motivasi

Tags: , , , , , ,

1 reply

Trackbacks

  1. Menghadiri Wisuda Anakku | Sugibisnis's Blog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: