Menggenggam Sapu Lidi

Menggengam Sapu Lidi

Oleh: Sugibisnis (Owner Black Garlic 560)

Di suatu pagi hari Minggu, di RT saya ada kerja bakti membersihkan lingkungan sekitar, jalan dan saluran air. Karena sekarang masih di musim kemarau, maka setiap saat kondisi jalan selalu banyak debu dan sampah dedaunan yang berguguran dari pohonnya. Saya pun langsung menggenggam Sapu Lidi, untuk membersihkan sampah dari jalan maupun saluran air.

Mulailah saya menggoyangkan Sapu Lidi, mengumpulkan setiap sampah yang ada. Sambil sesekali mencabuti rumput liar yang tumbuh di sekitar saluran air. Sampah dan rumput yang terkumpul dimasukkan ke dalam bak sampah yang telah tersedia. Dengan sedikit berkeringat, saya pun merasa puas melihat kondisi jalan dan saluran got di depan rumah kelihatan bersih. Selesai kerja bakti, kami pun berkumpul dengan warga RT yang lain, bercengkerama, ngobrol dan sarapan pagi…

Sekarang fokuskan perhatian kita kepada Sapu Lidi yang saya genggam. Sapu Lidi itu sebenarnya kan kumpulan dari banyak Lidi, yang disatukan dengan ikatan tali. Sebatang Lidi, yang dikumpulkan menjadi banyak, dan disatukan menjadi sebuah Sapu Lidi. Dengan Sapu Lidi inilah, akhirnya bisa digunakan untuk membersihkan lantai dan lingkungan rumah. Sampah-sampah yang bertebaran dengan mudah dapat dibersihkan hanya dengan menggunakan Sapu Lidi.

Coba sekarang anda bayangkan, atau sekalian praktekkan kalo lagi di rumah, ambil sebatang Lidi, yang pertama, gunakan untuk menyapu halaman… bagaimana hasilnya? Jangankan bisa bersih, membawa satu sampah daun ke tempat sampah aja kagak bisa. Yang kedua, coba sebatang Lidi tadi anda patahkan… bagaimana rasanya? Hanya dengan dua jari, jempol dan telunjuk pun Lidi langsung patah. Sebatang Lidi sangatlah lemah dan rapuh, gampang sekali dipatahkan. Sekarang ambil Sapu Lidi, silahkan anda patahkan sekuat tenaga dengan 10 jari tangan anda. Bisa patah?? Saya pastikan, kagak bakalan patah…!!!

Itulah Filosofi Sapu Lidi yang begitu mendalam, yang sering digunakan para tokoh untuk menggambarkan hal-hal berikut:

1. Ukhuwah dan Persatuan

Masih ingat dengan peribahasa, “Bersatu kita teguh, bercerai kita runtuh” ? Jangan diplesetkan¬† menjadi …bercerai kawin lagi“… ya!!! Sapu Lidi menggambarkan peribahasa ini secara tepat dan pas. Apabila suatu kaum/bangsa, masyarakatnya bersatu dan mempererat ukhuwah (hubungan persaudaraan), maka bangsa itu akan menjadi sangat hebat dan sulit untuk dikalahkan oleh siapa pun. Kebersamaan akan menyatukan kekuatan dan potensi, sedangkan Ukhuwah akan menyatukan pandangan dan persepsi dan akhirnya menghadirkan keberkahan dan rezeki dari Alloh SWT.

Baca juga: Hadiah Asian Games 2018

2. Kekuatan Idiologi dan Toleransi

Lidi yang berantakan, akan disatukan menjadi sebuah Sapu Lidi dengan satu Tali Pengikat yang kuat. Betapa hebatnya Tali Pengikat itu, mampu menjadi perekat dan pemersatu semua lidi. Itulah Idiologi yang menjadi Keyakinan bersama, yang mampu menyatukan pikiran, perasaan, semangat, motivasi, sikap dan perilaku manusia.

Idiologi dasar setiap individu pasti mengerucut ke agama dan keyakinannya. Semakin tinggi pemahaman agama seseorang, akan semakin sholeh dan baik amalnya. Dalam konteks kehidupan bernegara dimana warga negaranya heterogen, multi etnis dan agama, maka dibutuhkan Idiologi Bangsa, yang disepakati bersama. Simbol-simbol pemersatu bangsa pun dibuat, seperti bendera, logo/lambang, maskot, lagu kebangsaan, kostum, jersey, jargon, yel-yel, dan lain-lain.

Di Indonesia, Idiologi ini adalah Pancasila, yang menjadi perekat dan pemersatu Bangsa Indonesia. Di sinilah dibutuhkan Toleransi yang tinggi dalam kemajemukan bangsa. Peganglah prinsip: “Kita bekerjasama dalam hal-hal yang disepakati, dan saling bertoleransi dalam hal-hal yang berbeda”

3. Teamwork dan Performance

Satu lidi tidak mampu membersihkan sampah, akan tetapi jika mereka bergabung menjadi Sapu Lidi, maka sampah apapun akan dapat dibersihkan dengan mudah. Dalam dunia kerja profesional, maka seorang karyawan yang bekerja secara sendiri, akan memberikan hasil yang tidak signifikan. Namun, jika semua karyawan dalam satu departemen, satu perusahaan bekerja sebagai sebuah TEAM, maka akan mendatangkan Performance yang Luar Biasa dan berlipat-lipat.

Hanya dengan Teamwork, kinerja perusahaan akan semakin meningkat. Dengan Teamwork, semangat kebersamaan dan ownership setiap karyawan bisa ditumbuhkan. Hanya dengan Teamwork, perusahaan akan semakin tumbuh dan berkembang. makanya istilah TEAM sering dipanjangkan menjadi Together Everyone Achieve More.

Baca juga: Mau Kinerja Anda Meningkat?

Salam Perubahan…!!!

Advertisements


Categories: Uncategorized

Tags: , , , , , , ,

1 reply

Trackbacks

  1. Sumpah Pemuda Bukan SAMPAH PEMUDA | Sugibisnis's Blog

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: