Indonesia Kekurangan Pengusaha

Indonesia Kekurangan Pengusaha

Oleh: Sugibisnis (Owner Black Garlic 560)

Secara persentase, jumlah wirausahawan di Indonesia masih sangat rendah, informasinya hanya sekitar 3% dari jumlah penduduk Indonesia. Masih kalah dari negara tetangga di ASEAN seperti Malaysia, Singapura, dan Thailand yang sudah di atas 4%. Mengapa bisa begitu?

Banyak persoalan yang menyebabkan rendahnya angka wirausahawan di Indonesia. Beberapa faktor berikut bisa jadi yang membuat masyarakat Indonesia tidak berani menjadi pengusaha.

  • Pola pikir dan mindset masyarakat kebanyakan lebih suka mencari pekerjaan dibanding menjadi pebisnis/pengusaha. Mereka lebih menyukai pekerjaan/ kondisi yang pasti, santai, tidak mengandung resiko alias Zona Nyaman. Lebih banyak orang yang bermental Karyawan dibanding mental Pengusaha.
  • Rendahnya kapasitas SDM pelaku wirausaha di Indonesia. Mereka memiliki pengetahuan dan keterampilan berbisnis yang rendah, karena memang tidak pernah diajarkan di bangku sekolah dan kuliah, sehingga kurang berani membangun bisnis sendiri. Atau masih banyak orang yang BINGUNG ketika mau berbisnis, mau bisnis apa dan mulainya dari mana?
  • Regulasi yang belum mendukung iklim kemudahan berwirausaha sehingga menghambat perkembangan dunia wirausaha dan UKM. Peraturan yang ada belum membela pebisnis UKM tetapi lebih banyak menguntungkan para konglomerat dan pengusaha besar.
  • Kendala akses Modal bagi para pebisnis UKM. Pebisnis UKM biasanya memiliki permodalan yang lemah, sehingga membutuhkan suntikan modal dari luar. Sayangnya, dunia perbankan juga belum memiliki kepercayaan yang tinggi terhadap kontinuitas usaha UKM ini.
  • Mental Penakut alias tidak berani mengambil RESIKO juga banyak menjangkiti masyarakat kita. Dunia usaha/ bisnis adalah dunia yang penuh dengan Resiko. Resiko hidup yang mengharuskan kerja keras dan berjuang, resiko menghadapi kegagalan, kerugian dan kebangkrutan sangat menghantui pikiran mereka. Hanya sedikit orang yang berani mengambil resiko itu, yaitu para Wirausahawan.
  • Kecerdasan Financial masyarakat Indonesia masih rendah, karena kebanyakan orang mengelola keuangannya dengan pola konsumtif. Boro-boro untuk berpikir Investasi dan Bisnis, untuk memenuhi kebutuhan yang bersifat konsumtif saja masih merasa kurang.

Jadi, wajarlah kalo di negara kita jumlah pengusaha masih sangat sedikit. Dibutuhkan peran semua pihak untuk meningkatkan jumlah wirausahawan di Indonesia, yang bisa mengatasi segala persoalan di atas.

  • Dibutuhkan Sekolah, campus dan lembaga pendidikan untuk memberikan kurikulum Wirausaha yang praktis dan Kecerdasan Financial, sejak dari bangku sekolah.
  • Dibutuhkan para Mentor, Business Coach, Trainer, Pendidik dan Pengusaha itu sendiri untuk memberikan pengetahuan/ pemahaman, keterampilan, Motivasi dan Keberanian untuk membangun bisnis sendiri.
  • Dibutuhkan Pemerintah dan Legislator untuk memberikan peraturan dan menciptakan iklim berusaha yang memudahkan orang untuk mulai berwirausaha.
  • Dibutuhkan peran bank dan lembaga keuangan untuk memberikan kemudahan bagi calon pengusaha untuk mengakses modal usaha dan memberikan edukasi dalam mengelola dan mempertanggungjawabkan keuangan usaha.

Yuks sahabatku, bagi anda para pemuda, milikilah mental pengusaha sejak sekarang. Milikilah keberanian untuk berbisnis dan berwirausaha sejak sekarang. Mulailah dan mencobalah untuk membuat bisnis sendiri sekarang juga, walaupun dimulai dari yang kecil. Anda akan mendapatkan pembelajaran yang sangat berharga dan memiliki pengalaman bagaimana membangun bisnis sendiri. Teruslah belajar, upgrade kemampuan, dan asahlah Intuisi anda, untuk mengembangkan bisnis yang lebih besar lagi. Dan… jangan lupa berdo’a, minta petunjuk dan pertolongan Allah dalam membangun usaha anda…

Baca juga: Beranikan Diri Memulai Bisnis

Salam Perubahan…!!!



Categories: Bisnis

Tags: , , , , , ,

1 reply

Trackbacks

  1. Berbisnis, Menjemput Hati Customer – Sugibisnis – Pusat Inspirasi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: