Refleksi Hidup Akhir Tahun

Refleksi Hidup Akhir Tahun

Oleh: Sugibsinis (Owner Black Garlic 560)

Akhir tahun telah tiba lagi. Sebuah perjalanan waktu yang sekarang rasanya semakin cepat dan tidak kita sadari. Rasanya baru kemarin moment-moment besar kita laksanakan selama tahun 2018. Liburan tahun baru yang lalu masih teringat. Puasa dan Lebaran Idul Fitri yang lalu juga masih terasa belum lama. Kini tiba-tiba kita sudah berada lagi di penghujung tahun 2018…

Apa yang harus dilakukan kalo kita sudah sampai di penghujung tahun? Lakukanlah review dan introspeksi perjalanan hidup sepanjang tahun ini. Bagaimana tingkat pencapaian Target dan Resolusi anda di tahun ini? Tercapai atau tidak? Atau malah justru tidak ada yang bisa dievaluasi karena tidak ada RESOLUSI sebelumnya?

Baca juga: Closing: Muhasabah Akhir Tahun

Menurutku dan beberapa pakar keuangan, minimal ada 5 hal yang harus kita evaluasi pada akhir tahun ini, terlepas dari apa pun RESOLUSI anda sebelumnya.

1. Penghasilan

Bagaimana trend penghasilan anda, apakah cenderung naik, stagnan atau justru turun dari periode sebelumnya? Kalo orang kantoran (ASN dan karyawan) tentunya cenderung naik sedikit trus flat sepanjang tahun. Tapi bagaimana dengan anda yang Pebisnis/Pengusaha? Saya yakin akan lebih fluktuatif (baca: zig-zag) tingkat penghasilan yang didapatkan sepanjang tahun.

Apakah anda memiliki sumber income tambahan selain gaji utama? Bagaimana perkembangan bisnis sampingan anda, apakah makin besar atau kembang kempis?

2. Pengeluaran

Pernahkah anda evaluasi bagaimana pola pengeluaran anda (dan keluarga) sepanjang tahun? Apakah anda menerapkan budget ketat atau bebas, tiba masa tiba pengeluaran? Pengeluaran yang sudah pasti (tagihan) mau tidak mau harus anda budget-kan, seperti bayar listrik, air, pulsa, TV Kabel, cicilan bulanan, uang SPP/kuliah, dll. Begitu juga pengeluaran dasar untuk makan, transport, rekreasi dan entertain lainnya.

Naah, adakah pengeluaran-pengeluaran yang bersifat konsumtif yang tidak direncanakan? Pasti banyak kan, apalagi kaum perempuan… Jangan sampai terjadi “Besar Pasak daripada Tiang“, bisa-bisa anda akan terjebak dalam jeratan hutang…

Baca juga: Keuangan Keluarga Bocor Halus

3. Tabungan dan Investasi

Pengeluaran untuk Saving and Investment berbeda dengan pengeluaran poin 2 di atas, dimana pengeluaran tsb bersifat konsumtif dan langsung habis. Meskipun tujuan dari pengeluaran untuk Tabungan dan Investasi berbeda, namun keduanya memiliki manfaat masa depan.

Naah, sejauh mana konsistensi anda dalam menabung? Sudah seberapa besar jumlah tabungan anda? Kalo anda belum punya tabungan, berarti income anda pas-pasan, atau banyak pengeluaran yang tidak urgent tapi anda lakukan (= pemborosan). Trus, apakah anda sudah mulai berpikir investasi atau sudah melakukan investasi? Jangan-jangan boro-boro melakukan investasi, berpikir aja belum..!! Investasi di sini contohnya beli saham, reksadana, atau asset-asset produktif lainnya seperti emas, tanah, ruko, dsb.

4. Neraca Keuangan

Pernahkah anda membuat Neraca Keuangan Keluarga? Lohh… emang perlu ya? Jangan berpikir terlalu njelimet seperti manajemen keuangan, tapi simple saja.. Neraca Keuangan keluarga menjadi indikator kesehatan finansial keluarga anda.

Silahkan buat List Harta atau Aset yang anda miliki, baik yang berwujud seperti tanah, rumah, ruko, kendaraan, emas, uang, dll, maupun yang tidak berwujud seperti Investasi (saham dan reksadana). Di sisi lain, buat juga List Hutang yang anda miliki kepada orang lain, bank maupun leasing kalo ada. Setelah itu, lakukan Netting antara Total Harta dan Total Hutang anda. Naahh, Selisihnya itu merupakan Kekayaan bersih yang anda miliki. Paham kan..??

5. Resolusi Hidup

Resolusi hidup itu ibarat Kompas Pengarah bagi kehidupan anda. Resolusi yang sudah anda tulis di awal tahun, tercapai atau bablas? Evaluasi, mana yang tercapai dan mana yang lewat. Kalau tidak tercapai, kenapa, cari permasalahannya agar bisa diperbaiki di tahun depan. Apakah Resolusi yang anda buat reasonable (achievable) atau terlalu muluk-muluk? Atau anda tidak memiliki motivasi untuk mengejar resolusi tersebut. Atau jangan-jangan malah anda bingung, apa yang harus dievaluasi… karena anda tidak membuat Resolusi Hidup..!! Na’udzubillah…

Sahabatku… cukup 5 saja ya yang dievaluasi. Luangkan waktu untuk Kontemplasi Akhir Tahun, supaya anda mengetahui nilai Raport anda atau keluarga anda. Apakah nilainya Merah atau Hitam?

Terakhir, nilailah bagaimana tingkat Kebahagiaan yang anda rasakan selama setahun. Apakah prestasi dan karya anda meningkat? Apakah kedewasaan dan kematangan anda meningkat? Apakah IMAN dan AMAL SHOLEH anda juga meningkat?

Selamat menghitung…!!

Baca juga: Pertanyaan GILA Kepada Diri Sendiri

Salam Pperubahan..!!



Categories: Personal

Tags: , , , , , , , ,

4 replies

Trackbacks

  1. Closing: Muhasabah Akhir Tahun | Sugibisnis's Blog
  2. Liburanmu Dapat Apa? | Sugibisnis's Blog
  3. Mengapa Uang HABIS Terus? – Sugibisnis – Gudangnya Inspirasi Kehidupan
  4. HIJRAH, Makna Tahun Baru Islam – Sugibisnis – Pusat Inspirasi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: