TARBIYAH Dari Rasa LAPAR

TARBIYAH Dari Rasa LAPAR

Oleh: Sugibisnis (Owner Black Garlic 560)

Berikut ini artikel menarik tulisan dari pak Nasrulloh, sangat menyadarkan dan menginspirasi kita untuk meningkatkan kualitas diri dan kehidupan. Beliau menggambarkan bahwa Rasa LAPAR adalah sebagai KURIKULUM PENDIDIKAN yang hebat untuk meningkatkan kualitas HATI dan JIWA. Yuks disimak..!!

Baca juga: Bagaimana Kualitas Hidup Anda?

===========

Lapar Sebuah Kurikulum

Oleh: Nasruloh Baksolahar

Mendidik nafsu, didiklah perut dengan mengelola lapar. Mengelola makanan yang masuk ke perut. Mengelola berapa suap yang masuk ke perut. Mengelola kapan makan. Mengelola halalnya makanan dan kehalalan uang untuk membeli makanan tersebut.

Perut itu bisa meredam nafsu. Perut itu bisa menjadi bara api bagi nafsu. Nabi Yusuf ditanya, “Mengapa engkau lapar sedangkan di tanganmu tersimpan semua kekayaan bumi?” Yusuf menjawab, “Kenyang akan membuat lupa kepada orang yang lapar.” Lapar menciptakan karakter kasih sayang. Kenyang menciptakan karakter kikir.

Menurut Al Ghazali, “Apabila binatang kenyang, maka ia akan kuat berlari. Bila lapar maka akan mudah dikuasai.” Bila ingin menguasai nafsu, maka perlemahlah nafsu dengan lapar. Dzun Nun berkata, “Tidaklah aku kenyang melainkan aku bermaksiat atau berkehendak berbuat maksiat.”

Siti Aisyah berkata, “Bid’ah pertama setelah Rasulullah saw wafat adalah kondisi perut yang kenyang. Kenyang membuat jiwa tunduk pada dunia.” Sahal al-Tastari berkata, “Yang paling berbahaya bagi pencari akhirat adalah kenyang. Siapa yang melaparkan dirinya maka bisikan syetan akan terputus.”

Rasulullah saw bersabda, “Yang paling lama laparnya di akhirat adalah mereka yang paling kenyang di dunia. Bejana yang paling buruk adalah perut. Maka cukuplah beberapa suap kecil hanya untuk menegakkan tulang pungggungnya.”

Lapar bagi orang yang beriman bukanlah kelaparan karena tak memiliki harta. Mereka bisa kenyang, namun lapar merupakan KURIKULUM PENDIDIKAN bagi dirinya sendiri. Lapar untuk meningkatkan kualitas hati dan jiwa. Lapar untuk membersihkan jiwa dari dorongan nafsu dan menumpas bisikan setan.

Budaya lapar telah melahirkan generasi terbaik. Generasi yang menjadi guru peradaban dan keilmuan. Ternyata cukup mudah menaklukan hawa nafsu, bergelutlah dengan lapar. Jadikan lapar sebagai kurikulum pendidikan.

===========

Anda tahu Abu Hurairah r.a. kan? Dia adalah salah satu sahabat Rasulullah SAW yang sering menahan LAPAR, bahkan pernah jatuh pingsan karena tak kuat menahan lapar. Tapi dari Abu Hurairah lah ribuan hadits berhasil diriwayatkan.

Diriwayatkan dari Ibrahim bin Adham rahimahullah berkata, “Siapa yang menjaga perutnya, dia bisa menjaga agamanya. Siapa yang bisa mengurangi rasa laparnya, dia akan menguasai akhlak yang terpuji. Sungguh, kemaksiatan akan jauh dari orang yang lapar, dekat dengan orang yang kenyang. Rasa kenyang akan mematikan hati. Akan muncul pula darinya rasa senang, sombong, dan tawa.”

Diriwayatkan pula dari asy-Syafi’i rahimahullah berkata, “… Rasa kenyang akan memberati badan, menghilangkan kewaspadaan, mendatangkan rasa kantuk, dan melemahkan pemiliknya dari beribadah.”

Sahabatku, ternyata banyak sekali ya manfaat rasa LAPAR. Para sahabat dan salafus shaleh sudah terbiasa menjalani rasa Lapar. Makanya kualitas Keimanan, kebersihan Hati dan Jiwa mereka sangat jauh berbeda dengan kita, generasi sekarang yang sering TERLALU KENYANG. Na’udzubillah min dzalik…

Di bulan Ramadhan ini, kita terbiasa dengan rasa LAPAR.  Kita berpuasa di siang hari. Makan sahur dan berbuka pun secukupnya, jangan berlebihan, jangan kekenyangan.

Jadikanlah momen LAPAR ini untuk introspeksi diri, untuk memperbaiki diri. Jadikan rasa LAPAR sebagai TARBIYAH (Pembinaan) bagi diri kita untuk membersihkan Hati dan Jiwa kita, untuk meningkatkan Keimanan kita, dan untuk meningkatkan Kualitas hidup kita di dunia ini.

Baca juga: Jangan KAMUFLASE, Hiduplah Pada Levelmu

Salam Perubahan..!!



Categories: Siroh

Tags: , , , , , , , , , ,

2 replies

Trackbacks

  1. Bayar ZAKATnya Nantikan BERKAHnya – Sugibisnis – Pusat Inspirasi
  2. Acara BUKBER di Kantor – Sugibisnis – Pusat Inspirasi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: