Melawan Kezaliman

Melawan Kezaliman

Oleh: Nasrulloh Baksolahar

Menjadi Nabi Musa, Muhammad bin Zubair cucunya Abu Bakar, Said Jubair dan Sofyan Tsauri? Atau menjadi nabi Yahya, Isa dan Hasan al Bashri? Mereka memiliki cara tersendiri dalam melawan kezaliman penguasa.

Menjadi Abu Hanifah, Imam Syafii atau imam Ahmad dalam berinteraksi dengan penguasa? Mereka memiliki pertimbangan hukum fiqh tersendiri. Mana pun yang dipilih semua ada pertimbangan syariatnya yang merujuk pada maqasaidul syariah.

Nabi Musa memilih mengerahkan bani Israil. Membuat gerakan people power melawan kezaliman penguasa. Abdullah bin Zubair memilih melawan Yazid bin Muawiyah ketika sang penguasa mengepung Mekkah dengan kerusakan Kabah yang parah. Said al Jubair memilih mengangkat senjata bersama panglima perang penguasa untuk melawan penguasa zalim. Sofyan Tsauri memilih perlawanan pemikiran. Mengapa menghadapi kezaliman yang sama mereka memiliki methodelogi berbeda? Pertimbangan tujuan syariah yang menjadi perbedaan gerakan.

Hasan Al Bashri lebih memilih membuat gerakan pembangunan pendidikan dengan memahamkan masyarakat terhadap agama dan membersihkan hati masyarakat. Karena penguasa zalim lahir dari masyarakat yang rusak. Pertobatan masal solusinya. Menghidupkan sunnah adalah caranya. Penguasa zalim dihadapi dengan cara yang berbeda-beda.

Imam Syafii memilih bekerjasama dengan penguasa. Sang Imam memperbaiki dari dalam. Imam Ahmad sang murid diminta bergabung, namun imam Ahmad lebih memilih melawan penguasa dengan pemikiran. Abu Hanifah, guru kedua imam, justru mendanai mereka yang menentang kezaliman penguasa. Satu guru, satu ilmu, tapi ijtihad perlawanannya berbeda-beda.

Bila Nabi Musa membuat gerakan people power, berbeda dengan Nabi Yahya dan Isa. Bukankah mereka sama-sama mendapatkan wahyu dari Allah? Bukankah mereka sama-sama memiliki bimbingan langsung dari Allah? Mengapa cara melawan kezaliman penguasa berbeda-beda?

Nabi Isa melawan kezaliman dengan mendidik murid-muridnya, membersihkan hati dan jiwa masyarakat. Nabi Yahya melawan kezaliman penguasa dengan gerakan pemikirannya. Namun mental kezaliman tetaplah sama, menghabisi mereka yang tak sepaham dengan penguasa. Nabi Musa diusir dan akan dibunuh. Nabi Isa akan dibunuh. Nabi Yahya dibunuh.

Bila hati masih ada iman dan kebaikan, suara mereka sama. Lawan kezaliman! Karena itulah jihad terbesar di era pemerintah yang diktator menurut Rasulullah saw. Yang jadi persoalan bagaimana cara melawannya? Bagaimana cara memperbaikinya? Bagaimana cara meluruskan? Tak ada kata diam.

Yusuf Al Qardhawi mencoba mengembangkan beberapa ilmu Fiqh kontemporer dalam menghadapi peliknya tantangan umat. Mengembangkan Maqasaidul Syariah yang telah dikembangkan oleh imam Al-Ghazali dengan beragam ilmu. Fiqh realita, fiqh daulah, Fiqh kontemporer. Para ulama dakwah mengembangkan fiqh dakwah. Dahulu para Nabi, Sahabat dan Ulama Salaf tak butuh ilmu tersebut karena pemahaman Islam mereka komprehensif. Namun generasi saat ini membutuhkan figh yang lebih detail agar keputusan yang diambil memiliki timbangan kemaslahatan kini dan masa depan. Disini peran yang ingin diambil oleh Yusuf Al Qhardawi.

Bagaimana menghadapi kondisi saat ini? Ada Ijtima Ulama yang membimbing? Ada organisasi Nahdulatul Ulama? Mana yang akan diikuti? Semua akan dibalas sesuai dengan ijtihad masing-masing. Yang pasti seluruh cara umat Islam menghadapi kezaliman dalam sekenario Allah. Kezaliman akan terkepung dan hancur dengan cara yang tidak pernah terduga. Umat ini berikhitiar dengan segala ijtihadnya. Umat ini terus melawan kezaliman dengan jihadnya dan tidak akan pernah diam apalagi mengalah.

===========

Baca juga: Saatnya Indonesia Bangkit
Baca juga: Penguasa Tanpa ULAMA

Salam Perubahan..!!



Categories: Siroh

Tags: , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: