Titik Awal Kesadaran Diri

Titik Awal Kesadaran Diri

Oleh: Sugibisnis (Owner Black Garlic 560)

Berikut ini artikel menarik tulisan dari pak Nasrulloh, sangat menyadarkan dan menginspirasi kita untuk menemukan jati diri manusia. Beliau menggambarkan tentang dari mana Awal Kesadaran manusia itu bermula. Yuks disimak..!!

Baca juga: Mengapa Orang SULIT Berubah?

===========

Awal Kesadaran

Oleh: Nasruloh Baksolahar

Sayid Qutb dalam tafsir Fizhilalil Quran, dalam Mukadimahnya, melihat manusia seperti ANAK KECIL. Hidupnya hanya permainan. Menangis terhadap apa yang belum diperoleh. Bosan terhadap yang sudah di tangan. Memperebutkan mainan untuk menyenangkan diri, lalu bosan.

Abu Yazid Al Busthami, seorang ulama tasawuf, melihat manusia seperti MAYAT. Mementingkan raganya. Jiwanya telah mati. Ruhnya sudah mati dibunuh oleh hawa nafsu karena memperturutkannya.

Termasuk kelompok manakah kita? Anak kecil atau mayat?

Imam Al Ghazali melihat manusia sebagai orang yang TERSESAT di sebuah pulau. Berlayar menuju akhirat. Mampir sebentar di sebuah pulau, namun terlalu menikmati pulau tersebut sehingga tertinggal oleh kapal. Malam pun tiba, binatang buas siap menerkam yang tersesat di pulau itu. Kapal itu bernama TAQWA. Tersesat di jalan yang terang.

Bagaimana pandangan diri terhadap manusia saat ini? Bila belum bisa menilai tandanya kita belum tahu dimana posisi kita? Tak tahu dimana letak kita diantara milyaran manusia? Bagaimana bisa memperbaiki? Bagaimana bisa merevolusi diri? Bila tak tahu titik awalnya?

Bagaimana pandangan diri terhadap manusia saat ini? Bila belum bisa menilai tandanya kita belum tahu dimana posisi kita? Tak tahu dimana letak kita di antara milyaran manusia? Bagaimana bisa memperbaiki? Bagaimana bisa merevolusi diri? Bila tak tahu titik awalnya?

Bagaimana posisi kita dalam menjalankan syariat? Dimana posisi kita di antara petunjuk Allah dan Rasul-Nya? Dimana posisi kita dalam menjalankan ketaatan? Bila masih belum tahu, bagaimana bisa mengejar ketertinggalan? Bagaimana bisa memecut diri?

Imam Al Ghazali mengatakan daya dobrakmu harus lebih kuat di era TAUBAT dibandingkan di era MAKSIAT. Energimu harus lebih kuat di era perbaikan diri dibandingkan era kelalaian.

Mengenal diri, itulah cara mengetahui posisi kita. Setelah tahu, Bagaimana? Sofyan Tsauri segera menemui Hasan Al Bashri setelah tahu di mana letak dirinya setelah tahu bahwa dirinya dilalaikan oleh nyanyian dan musik. Abdullah Ibnu Mubarrak segera mendatangi para ulama setelah sadar keterbuaiannya dengan wanita.

Mengenal diri diawali dengan membangun kesadaran. Kesadaran menurut Imam Al Ghazali, di kitab Raudha Ath Thalibin, adalah kewaspadaan terhadap kebaikan. Bila ingin lebih detail bagaimana membangun kesadaran dan jalan perbaikannya bacalah kitab Bidayatul Hidayah. Bila hanya fokus membangun kesadaran saja bisa membaca kitab Tanbihul Ghafilin. Itulah cara diri membangun kesadaran secara mandiri.

Namun cara cepat memperbaiki diri adalah dengan mendatangi majelis ulama. Wajahnya memancarkan energi. Ucapannya membangun jiwa. Dekatnya memberikan keberkahan. Semoga kita termasuk orang yang didoakannya. Seandainya belum menjadi orang sholeh, minimal ketika mereka di Surga, mereka menanyakan keberadaan kita.

Membongkar diri. Mengenal diri. Mengetahui posisi di tengah lautan manusia. Itulah awal langkah membangun kesadaran.

===========

Apa persepsi anda tentang manusia? Apa persepsi anda tentang Diri Anda? Dimana posisi anda di tengah-tengah milyaran manusia di dunia? Apa tujuan anda diciptakan Allah di jagad raya ini?

Temukan jawabannya, sebagai Titik Awal Kesadaran Diri anda..!! Mumpung masih di bulan Ramadhan, bulan kesadaran bagi orang-orang Mukmin. Kesadaran diri ini, akan menentukan bagaimana tingkah laku anda ke depan. Dan pada akhirnya akan menentukan kualitas hidup anda.

Baca juga: Kepribadianku Menentukan Masa Depanku
Baca juga: Siapakah Anda?

Salam Perubahan..!!



Categories: Siroh

Tags: , , , , , , , ,

2 replies

Trackbacks

  1. RENUNGAN Ramadhan – Sugibisnis – Pusat Inspirasi
  2. Menelisik Amalan Kita – Sugibisnis – Pusat Inspirasi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: