Dunia Sales: PENOLAKAN Itu Wajar

Dunia Sales: PENOLAKAN Itu Wajar

Oleh: Sugibisnis (Owner Black Garlic 560) – 0811417144

Bayangkan anda sebagai pemain Bulutangkis! Apa yang anda persiapkan sebelum menghadapi pertandingan? Berlatih keras… tentu!! Persiapkan strategi jitu menghadapi lawan, dan yang lebih penting, anda harus memiliki KEYAKINAN Kuat (Optimis) untuk bertanding sehingga bersemangat.

Anda sedang bermain bulutangkis di lapangan. Tiba-tiba lawan anda melakukan smash keras. Apa yang anda lakukan? Maka anda akan semakin berhati-hati dan fokus untuk mengcounter/ membalikkan smash tersebut, dan kalo bisa melakukan smash balik ke lawan… Iya kan??

Apa yang akan terjadi, jika anda dismash lawan, trus anda lari ke Coach dan lapor, “Coach, masa saya dismash.. Saya harus bagaimana?”. Maka sudah pasti anda akan kalah dan gagal.

Baca juga: Salesman: SELL Atau TELL

Sekelumit cerita di atas sebenarnya menggambarkan semua pekerjaan dan profesi apapun dalam hidup ini. Setiap pekerjaan pasti memiliki masalah. Setiap profesi pasti akan menghadapi tantangan. Apalagi profesi sebagai Sales Person. Jadi, apapun profesi anda, apapun pekerjaan anda, tidak akan berjalan mulus, datar, tanpa kendala apapun. Maka, hadapilah dan nikmatilah..!!

Dalam dunia Sales, yang namanya PENOLAKAN adalah bagian dari pekerjaan dan makanan sehari-hari. Karena profesi anda selalu menawarkan, memasarkan, membujuk dan mengajak orang untuk membeli produk anda, memakai jasa/layanan yang anda tawarkan. Yang namanya mengajak… ya wajar kalo ditolak…

Menghadapi penolakan, ya jangan baperrr… anda akan kecewa dan menyerah. Di situlah tantangan anda untuk mengasah keahlian anda dalam melakukan pendekatan dan closing kepada calon pelanggan. Perkuat kemampuan dan tehnik anda untuk melakukan smash kepada lawan. Kuasai berbagai tehnik dalam melakukan handling objection… maka anda akan menikmati profesi Sales.

Baca juga: Kita Adalah Sales Person

Apa sich biasanya yang menjadi alasan klasik penolakan pelanggan dalam dunia Sales..?? Anda pasti akan menemukan hal-hal berikut:

  • Harga, dengan mengatakan, “Harganya terlalu mahal…”. Padahal masalah harga itu relatif. Yang orang beli adalah value dari produk dan service anda.
  • Kebutuhan, dengan mengatakan, “Maaf, saya belum butuh saat ini…”.
  • Waktu, dengan mengatakan, “Saya pikir-pikir dulu ya… atau Nanti saya hubungi ya…”.
  • Produk, dengan mengatakan, “Produk ini tidak cocok buat saya…”.
  • Supplier, dengan mengatakan, “Kami sudah memiliki pemasok produk ini…”.
  • Dan lain-lain…

Naah, anda sebagai Sales person, bagaimana cara menghadapi Penolakan Pelanggan di atas?? Teruslah belajar dan mengasah SKILL anda dalam menghadapi penolakan pelanggan. Bertanyalah kepada Coach anda. Ikutilah training/workshop yang berkaitan dengan handling objection. Dan yang lebih penting, dipraktekkan langsung…

Baca juga: Customer Bukan Beli Barang

Salam Perubahan..!!



Categories: Bisnis

Tags: , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: