Setia Sampai Tua

Setia Sampai Tua

Oleh: Sugibisnis (Owner Black Garlic 560) – 0811417144

Pada suatu pagi di hari Minggu, saya sedang gowes untuk mencari keringat, mata saya tertuju kepada dua orang tua, sepertinya suami-istri, yang sedang jogging bareng. Mereka kelihatan akrab dan intim sekali. Jalan santai sambil bercakap-cakap, bercengkerama, dan saling tersenyum lepas. Keduanya pasti saling mencintai. Wajahnya berseri, seperti memancarkan rona kebahagiaan hidupnya. Badannya kelihatan sehat walau umurnya sudah cukup tua.

Saya ngiri melihat keintiman, kekompakan dan kebahagiaan mereka. Pernikahan yang bertahan hingga tua, penuh dengan cinta dan kasih sayang dan tentu kebahagiaan lahir batin. Tapi ini rasa iri yang baik ya… Akankah saya dan istri bisa seperti mereka???

Membaca sekelumit cerita di atas, apa yang anda bayangkan? Mungkin banyak yang berpikiran, alangkah beruntungnya orang itu, saling menemukan pasangan yang ideal…!!

Mungkin banyak yang berpikiran seperti itu. Mengapa pasangan suami istri bisa bertahan lama? Ada yang ulang tahun pernikahan sampai di usia perunggu, perak bahkan emas. Mereka tetap akur, hidup bahagia dan penuh kasih sayang.

Baca juga: SIKAP HIDUP BAHAGIA

Sejatinya bukan faktor keberuntungan setiap pasangan bisa bertahan Setia Sampai Tua. Tahukah anda, bahwa dalam perjalanan bahtera rumah tangga, sejak bertemunya dua sejoli saling mengikatkan diri dalam pernikahan, itu penuh dengan lika-liku? Di dalamnya penuh dengan dinamika, pasang-surut, bahkan badai besar yang harus dilalui berdua.

1. Perjuangan dan Pengorbanan

Dalam keluarga pasti ada perjuangan besar dari setiap pasangan. Sang suami berjuang untuk bertanggung jawab menghidupi keluarga. Berjuang untuk memahami istrinya, menerima segala kelebihan dan kekurangannya. Berjuang untuk menahan emosi dan amarah. Berjuang untuk menasehati dan membina istrinya. Berjuang untuk mendidik anak-anaknya. Berjuangan untuk menjaga kestabilan rumah tangga.

Begitu juga sang istri, berjuang untuk mengurus rumah tangga. Berjuang untuk mengasuh anak sejak dari dalam kandungan sampai besar. Berjuang untuk memahami dan melayani suaminya.

Tidak ada perjuangan tanpa pengorbanan. Suami-istri harus rela berkorban untuk mengesampingkan EGO pribadi demi kebaikan keluarga. Ini yang paling penting kalo keluarga anda ingin bahagia…

2. Disiplin dan Konsistensi

Dalam perjuangan membangun keluarga idaman sangat dibutuhkan Disiplin dan Konsistensi dari kedua belah pihak. Disiplin dalam membangun nilai dan prinsip keluarga. Disiplin dalam perencanaan masa depan dan berlatih dalam pelaksanaan. Disiplin dalam kesabaran menghadapi segala badai dan gelombang besar dalam perjalanan bahtera keluarga.

3. Pengertian dan Kompromi

Dalam membangun sinergisitas keluarga sangat dibutuhkan saling Pengertian dan Kompromi antara suami-istri. Membangun rasa saling pengertian dalam kebersamaan sehari-hari, supaya tumbuh rasa empati dan saling bantu-membantu dalam melaksanakan tugas masing-masing. Membangun rasa saling Kompromi dalam setiap perbedaan pendapat, sikap, perilaku sehingga tumbuh respek dan saling menghargai serta melengkapi.

4. Cinta dan Kasih Sayang

Dalam kebersamaan membangun keluarga, apabila ketiga poin di atas dijalani dan diupayakan secara bersama-sama, pada akhirnya akan semakin meningkatkan rasa Cinta dan Kasih Sayang antara suami-istri. Cinta mereka akan kekal sepanjang masa dan akan menghasilkan sikap Setia Sampai Tua...

Jadi sahabatku, bukan faktor keberuntungan antara suami dan istri dalam membina rumah tangga dapat hidup bahagia dan penuh cinta. Semua itu harus diupayakan oleh keduanya dalam masa yang tidak singkat, tapi sepanjang usia pernikahannya…

Baca juga: Siapa Idola Keluargamu?

Salam Perubahan..!!



Categories: Inspiratif

Tags: , , , , , , , , ,

1 reply

  1. Salam Perubahan. Semoga orang tua saya dapat langgeng sampai akhir hayat dipenuhi keberkahan, kesehatan dan rezeki sampai akhir. Semoga anda dan keluarga juga langgeng sampai akhir hayat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: