Kemana Milenial Membelanjakan Uang?

Kemana Milenial Membelanjakan Uang?

Oleh: Sugibisnis (Owner Black Garlic 560) – 0811417144

Anda pernah masak mie instant? Pasti pernah kan? Sekarang perhatikan baik-baik..!! Kalo anda ingin makan mie di rumah, tinggal masak mie instant, apakah mie kuah ataupun mie goreng. Setelah masak, pasti langsung dimakan.. ya kan?

Tapi kalo anda ingin makan mie instant di cafe (misalnya Warunk Upnormal) ramai-ramai bersama teman/keluarga, anda pesan dan menunggu disajikan. Biasanya banyak pilihan mie instant dengan berbagai macam topping, misalnya telor, sosis, sayuran, bakso, daging/abon, dll. Setelah masakan disajikan, apa yang anda dkk lakukan?

Masakan mie instant itu akan anda foto. Anda pun foto bersama dengan teman-teman, dengan background cafe tsb. Selanjutnya, foto-foto tadi akan anda upload di Instagram atau FB. Anda akan merasa puass walaupun harga masakan mie instant jauh lebih mahal dibandingkan masak sendiri di rumah…

Apa insight yang dapat diambil dari cerita di atas? Apa bedanya makan mie instant di rumah dengan di cafe? Yuks, kita kritisi lebih dalam…

Orang yang suka nongkrong, konkow sambil makan di cafe, pasti anak Milenial. Sedangkan orang yang suka makan mie instant dengan masak sendiri di rumah, pasti generasi Old alias Kolonial. Mie-nya sama, masaknya sama, yang berbeda adalah topping-nya, cara penyajiannya, tempat makannya, dan suasana waktu makan.

Jadi ada perubahan perilaku yang drastis dari generasi Milenial dibanding Kolonial. Dan cafe yang berkembang pesat, dapat menangkap perubahan itu, dengan menyajikan tempat makan dan konkow, yang sesuai dengan keinginan Milenial. Pebisnis ini berhasil melakukan Shifting dengan membuat Inovasi Bisnis yang sesuai dengan karakteristik kaum Milenial.

Baca juga: Lawan SHIFTING dengan INOVASI

Inilah salah satu gelombang perubahan yang besar, sering disebut DISRUPTION, yaitu Millennial Disruption. Terjadi perubahan perilaku pola konsumsi Milenial dari Goods menjadi Leisure. Mereka tidak suka membelanjakan uangnya untuk menumpuk barang-barang di rumah, tetapi lebih suka untuk pengeluaran yang dapat memberikan Kepuasan, Kesenangan, Happy dan Pengalaman. Apalagi bisa untuk membuat mereka semakin exist alias pamer di sosmed…

Baca juga: Milenial Sindrom FoMO

Barang-barang yang mereka beli pun, barang-barang yang dapat mendukung eksistensi dan penampilan mereka. Misalnya, pakaian yang modis, parfum, kosmetik, sepatu, dan barang fashion lainnya.

Kaum Milenial juga akan membelanjakan uangnya untuk jalan-jalan dan kuliner yang dapat memberikan mereka kepuasan dan pengalaman. Berbagai spot rekreasi terkenal, yang ada pemandangan indah, mereka akan kunjungi. Tujuannya sangat sederhana, supaya bisa berfoto ria di spot itu, dan bisa diekspos menjadi status online dirinya. Akhirnya puass, ketika statusnya dilihat dan di-comment oleh teman-temannya.

Bagaimana dengan Anda?? Ambillah pelajaran dari cerita dan kondisi di atas..!!

Baca juga: Milenial Zaman Now

Salam Perubahan..!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.