Bergulat Dengan Perubahan

Bergulat Dengan Perubahan

Oleh: Sugibisnis – 0811417144

Kali ini, saya akan memposting kembali tulisan pak Nasrullah Baksolahar, yang selalu memberikan banyak inspirasi dan pelajaran penting untuk kehidupan, yang berjudul Bergulat Dengan Perubahan. Selamat menyimak..!

===========
Oleh: Nasrulloh Baksolahar

Perubahan besar terus berulang, dahulu letusan gunung, perubahan musim dan wabah menciptakan perubahan. Pergantian kerajaan dan raja. Peperangan dan peralihan penjajah dari satu bangsa ke bangsa lain. Perang dunia pertama dan kedua. Lalu pergolakan meraih kemerdekaan dan setelah kemerdekaan. Perubahan besar terus berulang. Sekarang seperti apa perubahannya?

Menurut Buya Hamka, perubahan besar menciptakan kehancuran akhlak pada yang lemah atau demoralisasi. Sebaliknya, terbit akhlak baru pada yang kuat. Perubahan menghancurkan jiwa yang statis, memaksa menjadi dinamis. Tidak takut dan cemas dalam setiap perubahan dan persoalan sulit. Itulah orang besar. Berani melakukan perjuangan melebihi kesanggupan orang lain.

Perubahan membongkar kedok diri dan kepalsuan. Ketika manusia enggan berubah, maka Allah akan mendatangkan peristiwa besar untuk merubahnya. Namun bila manusia terus memperbaiki dan merubah dirinya, maka Allah menurunkan rahmat-Nya. Memang seperti itu hukum di alam semesta. Diubah paksa atau merubah dengan kesadaran dari hasil tafakur terhadap kehidupan.

Rasulullah saw sering menghadapi peristiwa yang luar biasa. Kematian ayah dan ibunya. Istri dan anaknya. Kematian pamannya seperti Abu Thalib, Hamzah dan Jafar. Tiba-tiba diangkat menjadi Rasul. Dari dakwah sembunyi, dakwah terbuka, hijrah hingga harus menghadapi pertempuran Badar. Hampir kalah di Uhud dan Hunain. Terkepung saat perang Khandaq. Melakukan perjalanan jauh menghadapi Romawi hingga ke Tabuk. Belum lagi fitnah yang menerpa istrinya, Siti Aisyah. Namun tak ada yang sulit dan berat bagi yang berani.

Menurut Buya Hamka, perkara itu tidak lebih dari naik dan jatuh, susah dan senang, untung dan rugi. Begitulah yang akan terjadi di masa lalu, sekarang dan seterusnya. Jika hanya seperti itu, apa gunanya bermuram? Apa gunanya memandang buruk kehidupan? Apa gunanya bertanya pada tukang tenung? Hidup itu hanya lahir, menangis dan meninggal. Aturan ini belumlah berubah dan tidak akan berubah selamanya.

Setiap perubahan hadapi dengan penyerahan total pada Allah, berfikir dan bekerja. Hanya itu saja. Buatlah segala sesuatu menjadi enjoy dan mudah. Setiap perubahan membawa pada pikiran, pengalaman, kemanfaatan dan pengetahuan baru. Jadi jangan mengeluh. Menurut Buya Hamka, orang yang suka mengeluh tidak akan menang dan ditinggal oleh zaman.

Hadapi perubahan dengan pribadi yang kuat. Caranya, pandanglah alam dengan segala keindahan dan berusaha menegakkan kebajikan. Muram dan pesimis adalah penyakit berbahaya bagi manusia. Akhirnya melahirkan benci dan dengki. Itu penyebab runtuhnya pribadi dan pangkal sakit jiwa yang sulit diobati. Seperti itulah Buya Hamka menasihati dalam bukunya Pribadi Hebat.

===========

Jadi, Perubahan itu Sunnatullah yang pasti akan terjadi dan selalu terjadi. Tinggal bagaimana sikap kita dalam menghadapi perubahan tersebut. Apakah kita sebagai Pribadi yang Lemah atau menjadi Pribadi Hebat? Mau menjadi Pemenang atau Pecundang? Pilihan ada di tangan Anda..!!

Baca juga:
Berubah atau Punah
Mengapa Orang Sulit BERUBAH
Berubah Itu MUDAH

Salam Perubahan..!!

12 thoughts on “Bergulat Dengan Perubahan

  1. Namun. Bagaimana cara kita agar bisa pada satu fokus yang sehingga kita tidak keteteran berbagi antara kehidupan dunia nyata, maya, dan tugas belajar Agama. Apalagi dgn keterbatasan yang memang tidak di anjurkan berlebih dalam berfikir karna akan berakibat fatal. Bagaimana? Sedangkan yang saya ambil dalam peran bisnis online terlalu banyak. Apakah saya salah dalam mengambil suatu tindakan? Atau apakah saya harus fokus pada satu titik dulu? Mohon pencerahan nya πŸ™πŸ˜₯

    1. Peran terlalu banyak akan membuat kita kurang focus, shg kekuatan pikiran dan jiwa jg kurang. Maka hasil pasti tdk akan maximal. Pilih 1 yg paling mudah, paling diminati, kerjakan sampe berbuah. Jika sdh menghasilkan, baru mulai berpikir dan kembangkan yg lain lagi. Cari partner, bangun sistem agar bisnis bisa jalan sendiri…

      1. Terima kasih banyak atas saran dan masukan nya.
        Bismillah semoga mampu dan di mudah kan

        Sekali lagi terimakasih banyak atas saran dan masukan nya pak

      2. Saya enggak tau pak. Maksudnya yang di buka bagaimana ya?
        Saya tidak mengunci nya pak.
        Masih bingung dengan pertanyaan bapak.

        Mamu memutuskan pada pilihan masih belom ada waktu. Masih terlalu fokus sama belajar yang gak juga kelar 😣
        Butuh mencari waktu yang tepat sepertinya saya pak. Hiks

      3. Oo itu kan sudah saya ganti pak. Dan ada terlihat kan di beranda profile saya?

        Bapak sepertinya lebih memahami daripada saya. πŸ™πŸ˜”

      4. Gak tau saya pak. Belom saya chek. Yang pasti saya tidak punya lama porno dan kejahatan sejenisnya pak πŸ™

      5. Saya tuh bingung. Mau mulai dari mana untuk mengatakan kalau saya ingin berhenti mengikuti salah satu bisnis yang saya pelajari saat ini pak 😣

        Bingung kataΒ² yang mau saya ketik di mulai dari mana. Dan untuk kesiapa dulu. Hiks. Bingung pak bingung. πŸ˜”

      6. Saya jadi reseller online Rangginang kentang, jome dress, niqab, Dan buku siroh pak.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.